Berita Kediri

Peras Kepala Sekolah Jutaan Rupiah, Oknum Wartawan di Kediri Diciduk Polisi. Begini Kronologinya

Polres Kediri menangkap seorang wartawan yang diduga memeras kepala sekolah senilai jutaan Rupiah. Begini kronologinya.

Peras Kepala Sekolah Jutaan Rupiah, Oknum Wartawan di Kediri Diciduk Polisi. Begini Kronologinya
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Oknum wartawan tersangka pemeras kepala sekolah diamankan di Mapolres Kediri, Kamis (3/1/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Polres Kediri menangkap seorang wartawan yang diduga memeras kepala sekolah

Oknum wartawan berinisial CS itu ditangkap beserta barang bukti uang Rp 3 juta. 

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menjelaskan, pelaku meminta imbalan sejumlah uang kepada kepala sekolah untuk tidak menyebarkan informasi.

"Oknum wartawan ini mendatangi ke sekolah serta meminta sesuatu agar tidak menyebarkan informasi terkait masalah dugaan pencabulan," ungkap AKBP Roni Faisal kepada awak media, Kamis (3/1/2019).

Pemerasan ini bermula dari kasus pencabulan yang terjadi sekolah SMP. Kemudian CS mendatangi pihak sekolah, namun pihak sekolah tidak mau peristiwa aib itu diberitakan.

Kemudian CS meminta imbalan sejumlah uang dan berjanji tidak memberitakan peristiwa pencabulan yang menimpa siswi sekolah. "Nilai pemerasan yang tertera di kuitansi Rp 3 juta," jelasnya.

Perampok Sopir Taksi Online di Mojokerto Mengaku Tidak Bisa Mengemudi Mobil

Setahun Seorang Anak di Kediri Jadi Budak Nafsu Ayah Tirinya, Terpergok Istri saat Asusila di WC

Pencuri Uang dan Perhiasan yang Tak Pernah Meninggalkan Jejak Resahkan Warga Kaliwungu Jombang

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun.

Semula CS sempat meminta kepada pihak kasek HS agar uang tutup mulut ditransfer via bank. Jika diberi uang tutup mulut CS berjanji berita kasus asusila tidak diekspos.

Namun HS selaku kepala sekolah sempat menawar kepada pelaku memberi uang tutup mulut Rp 500.000. Namun CS tidak mau, karena dia bersama 5 orang temannya.

Kemudian HS berkoordinasi dengan wakasek dan bendahara sekolah sepakat memberi Rp 3 juta. Selanjutnya pelaku mengambil uang tutup mulut yang dijanjikan kasek ke sekolah.

Setelah uang diterima, CS kemudian memberikan kuitansi tanda pembayaran dan distempel. Namun setelah pelaku keluar dari ruang kasek, di halaman sekolah dia diamankan polisi berikut barang buktinya.

Sementara barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku uang tunai Rp 3 juta, selembar kuitansi penerimaan uang dan sebuah HP yang dipakai komunikasi dengan korbannya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved