Lima Parpol Mengaku Tak Terima Sumbangan Selama 3 Bulan Kampanye, ini Tanggapan Bawaslu Jatim

Sejumlah parpol di Jatim mengaku tak menerima sumbangan dana kampanye selama 3 bulan. SImak, ini komentar Bawaslu Jatim.

Lima Parpol Mengaku Tak Terima Sumbangan Selama 3 Bulan Kampanye, ini Tanggapan Bawaslu Jatim
surya/david yohannes
(ilustrasi) Sejumlah staf KPU Tulungagung tengah menghitung Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Parpol. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Setelah menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dari peserta pemilu,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim dalam waktu dekat akan memberikan hasil rekapitulasi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim.

Rencananya, Bawaslu Jatim akan melakukan fungsi pengawasan terhadap sumbangan parpol.

”Saat ini, kami baru saja mendapat salinan laporan dalam bentuk hard-file dari KPU Jatim. Namun, kami belum mendapat rekapannya,” kata Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi kepada Surya.co.id di Surabaya, Kamis (3/1/2018). 

Menurut Aang, dalam menerima sumbangan ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan partai politik maupun tim calon presiden. Misalnya sumber kategori sumbangan untuk calon presiden-wakil presiden, yakni Badan Hukum Usaha dan Perseorangan.

Apabila berasal dari Badan Hukum Usaha atau corporate maksimal hanya dapat menyumbang Rp 25 miliar sekali nyumbang. Sedangkan untuk perseorangan dapat memberikan maksimal Rp 2,5 miliar.

Sedangkan, untuk calon anggota DPD RI, untuk sumbangan perseorangan itu jumlahnya Rp 750 juta. Kemudian, kalau Badan Hukum Usaha atau corporate Rp 1, 5 miliar.

Selain itu, UU Pemilu juga mengatur siapa yang berhak memberikan sumbangan. Di antara yang dilarang adalah pihak asing. Misalnya mulai dari NGO, ormas asing, pemerintahan asing, hingga perusahaan asing.

”Sumbangan kampanye juga dilarang berasal dari APBN, APBD, BUMN, BUMD, Anggaran Desa dan Badan Usaha Milik Desa,” tandas Aang.

"UU juga menentukan tidak boleh berasal dari sumber dana yang kira-kira indikasinya berasal dari praktik pencucian uang. Beberapa hal itu yang akan kami cek," tambahnya.

Tak hanya bagi parpol yang telah melaporkan sumbangannya, pihaknya juga akan mengawasi sejumlah parpol yang tak mendapatkan sumbangan parpol sama sekali.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved