Berita Kampus Surabaya

Bambang DH Pimpin YPTA Surabaya: Buka 4 Prodi Kelas Internasional, Siap Kelola Fakultas Kedokteran

Yayasan Pendidikan Tujuh Belas Agustus (YPTA) Surabaya membukukan capaian unit satuan kerja, yakni satuan pendidikan selama 2018.

Bambang DH Pimpin YPTA Surabaya: Buka 4 Prodi Kelas Internasional, Siap Kelola Fakultas Kedokteran
foto: istimewa
RPAB - Ketua YPTA Surabaya Drs Ec Mangapul Silalahi MM menyerahkan RPAB kepada Rektor Untag Surabaya Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPAI disaksikan Ketua Dewan Pembina YPTA Surabaya Bambang DH, Sekretaris HR Djoko Soemadijo S, dan Bendahara J Subekti SH MM. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Yayasan Pendidikan Tujuh Belas Agustus (YPTA) Surabaya membukukan capaian unit satuan kerja, yakni satuan pendidikan selama 2018. Baik itu Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Politeknik UNTAG, SMP, maupun SMA TAG.

"Capaian kinerja unit satuan pendidikan sangat baik. Salah satunya turunnya Akreditasi A untuk institusi perguruan tinggi (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi/AIPT, -Red) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) untuk Universitas 17 Agustus 1945, UNTAG Surabaya," kata Ketua Dewan Pembina YPTA Surabaya, Bambang DH, usai rapat Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) YPTA Surabaya 2019, bersama seluruh pengurus yayasan serta rektorat, di Kampus UNTAG Surabaya, Senin (31/12/2018).

Menurut Bambang DH, AIPT tersebut membanggakan semua pengurus yayasan dan segenap sivitas akademika UNTAG Surabaya. Pernghargaan ini bentuk penyelarasan kepercayaan masyarakat untuk pendidikan putra-putrinya yang semakin bagus.

Berangkat dari capaian dan kepercayaan itu, Wali Kota Surabaya 2002-2010 ini menegaskan bagaimana YPTA Surabaya memberikan timbal-balik atas kepercayaan masyarakat.

Di antaranya, dengan peningkatan kualitas sarana prasarana (sarpras) dan terus menerus UNTAG akan meningkatkan kualifikasi tenaga kependidikannya, juga tenaga administrasinya.

"Bahkan kita (YPTA Surabaya) memberikan rangsangan, baik untuk studi lanjut bagi (dosen dan karyawan) yang masih S2 untuk menempuh S3. Dan yang sudah menempuh S3, bagaimana kita beri stimulan bisa secepatnya meraih kualifikasi sebagai guru besar," imbuh Bambang.

Pria yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini juga mengapresiasi kinerja rektorat UNTAG Surabaya dalam membuka kelas internasional untuk empat program pendidikan (prodi) yang ada.

Kelas internasional, kata Bambang, menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan ke depan karena generasi yang bersentuhan secara intens dengan dunia perguruan tinggi, UNTAG khususnya, ini mayoritas ada pada posisi generasi milenial yang sangat tinggi intensitasnya berkomunikasi melalui internet.

"Bahkan satu diantara tiga generasi milenial, dan delapan dari sepuluh dari generasi milenial ini bersentuhan dengan internet. Ini yang harus ditangkap, sehingga ke depan kita bisa menangkap kebutuhan mereka. Setelah menangkap, kita siapkan program-program pendidikan dengan materi yang cocok untuk mempersiapkan bekal bagi generasi milenial ini. Sehingga perguruan tinggi tidak memberikan materi edukasinya di awang-awang, jauh dari kebutuhan," ulas Calon

Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDIP Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim I (Surabaya-Sidoarjo), nomor urut 1 ini.
YPTA Surabaya, masih menurut Bambang DH, bertekad membuka Fakultas Kedokteran (FK). Ini seiring sudah siapnya sarpras yang ada untuk menangkap kebutuhan akan tenaga medis.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved