Berita Lumajang

Begal Masih Jadi Atensi Polres Lumajang, Ini Langkah Polisi

Perkara pencurian dengan kekerasan atau oleh kalangan kepolisian disebut memakai istilah Curas tetap menjadi atensi utama jajaran Polres Lumajang.

Begal Masih Jadi Atensi Polres Lumajang, Ini Langkah Polisi
Surabaya.Tribunnews.com/Sri Wahyunik
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban 

SURYA.co.id |LUMAJANG - Perkara pencurian dengan kekerasan atau oleh kalangan kepolisian disebut memakai istilah Curas tetap menjadi atensi utama jajaran Polres Lumajang. Bagi masyarakat awam, contoh penyebutan lokal untuk Curas antara lain begal juga perampokan.

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban mengatakan, terjadi penurunan angka Curas tahun 2018 dibandingkan tahun 2017. "Hanya turun satu kasus, tahun lalu ada 72 kasus sekarang ada 71 kejadian. Namun terjadi peningkatan penyelesaian kasus Curas ini dari hanya 18 perkara tahun kemarin, sekarang menjadi 43 kasus Curas diselesaikan," kata Arsal ketika ditanya tentang evaluasi Kamtibmas di Lumajang tahun 2018, Senin (31/12/2018).

Dia mengakui kasus Curas masih marak terjadi di Lumajang. Karenanya, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap pemberantasan kasus Curas ini.

"Harapan saya untuk tahun 2019 terjadi penurunan yang signifikan terhadap kasus begal dan kriminalitas lainnya supaya masyarakat juga semakin aman nyaman dan dapat beraktifitas secara tentram tanpa dihantui perasaan cemas dan khawatir akan pelaku kriminalitas. Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan begal dan kriminalitas lainnya dengan pembentukkan Tim pemburu begal, Crime Hunter dan Tim yang lain guna memberantas segala macam kriminalitas di Lumajang,” tegas Arsal.

Sementara itu untuk pengungkapan kasus Narkoba di Lumajang terjadi kenaikan dari tahun 2017 sebesar 33 kasus menjadi 40 kasus di tahun 2018, kemudian pengungkapan peredaran minuman keras dari 63 kasus menjadi 127 kasus.

"Tentunya kami tetap dan terus menyatakan perang terhadap peredaran narkoba dan miras," tegasnya.

Arsal menambahkan, Polres Lumajang juga menyelesaikan konflik sosial yang cukup menyita banyak perhatian yaitu konflik tambang pasir Jugosari, sedangkan tahun sebelumnya belum ada kasus konflik sosial yang ditangani Polres Lumajang. Konflik sosial itu, kata Arsal, diselesaikan dengan cara mediasi.

"Secara keseluruhan menurut evaluasi selama satu tahun terakhir kinerja Polres Lumajang semakin meningkat dilihat dari banyaknya prestasi yang telah dicapai apalagi mengenai kasus Narkotika dan Miras yang sangat mendapat sorotan," pungkas Arsal.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved