Berita Surabaya

Awal Pekan Depan, Operasional Jalan di Atas Box Culvert Bakal Urai Kemacetan di Raya Sememi

ruas jalan yang akan segera dibuka ada sepanjang 800 meter. Sedangkan sisanya masih akan dilakukan pemasangan box culvert

Awal Pekan Depan, Operasional Jalan di Atas Box Culvert Bakal Urai Kemacetan di Raya Sememi
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Jalan Raya Sememi yang macet, Sabtu (29/12/2018) bakal segera terurai dengan fungsional jalan bic culvert pekan depan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kemacetan parah di ruas Jalan Raya Sememi dijanjikan Pemerintah Kota Surabaya akan terurai awal pekan depan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasakan parahnya antrian jalan kendaraan di sepanjang Jalan Raya Sememi saat meninjau lokasi proyek pembangunan proyek box culvert yang mengubah saluran irigrasi menjadi saluran drainase dan juga jalan, Sabtu (29/12/2019)

Meski proyek box culvert sepanjang 1,7 kilometer yang dikerjakan Pemkot belum rampung semuanya, namun Risma meminta agar ruas jalan yang sudah selesai diaspal agar bisa difungsikan sebagai jalan dan dilintasi kendaraan.

Dengan begitu kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Sememi akan segera terurai dan tidak terjadi kemacetan yang panjang.

"Ini ruas ini sampai akses ke Rumah Sakit BDH bisa dibuka segera. Awal minggu depanlah kita mulai buka untuk kendaraan. Sekarang kita siapkan untuk pemasangan rambu dan juga markah jalan agar tidak terjadi kecelakaan," kata Risma.

Ia menagatakan, ruas jalan yang akan segera dibuka ada sepanjang 800 meter. Sedangkan sisanya masih akan dilakukan pemasangan box culvert dan juga pengaspalan.

Risma menargetkan minggu kedua bulan Januari tahun 2019 mendatang, semua sudah tersambung dan teraspal.

Lebih lanjut, wali kota perempuan pertama Surabaya yang kini menjabat di periode kedua ini mengatakan, pengerjaan proyek box culvert ini tidak berakhir di tahun 2018 ini.

Melainkan masih berlanjut tahun 2019 dan sudah dianggarkan dana yang lebih besar untuk mengerjalan box culvert yang saat ini masih belum tersambung antara Tandes hingga Jembatan Kandangan.

"Kita lanjut tahun depan, dari barat Kecamatan Tandes kita akan kerjakan, lalu juga akan ada pengerjaan dari Pakuwon, sampai Jembatan Kandangan. Anggarannya ada Rp 160 miliar tahun depan," kata Risma.

Pasalnya masih ada sungai sepanjang 2,4 kilometer yang masih butuh ditutup box culvert untuk diubah menjadi jalan. Namun ia mengatakan akhir tahun 2019 proyek ini sudah selesai.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved