Minggu, 19 April 2026

Berita Sidoarjo

Pengakuan Satpam di Sidoarjo Jualan Sabu Jelang Tahun Baru 2019

Pengakuan Satpam di Sidoarjo Jualan Sabu Jelang Tahun Baru 2019. Dia bercerita soal bisnis barang haramnya

Penulis: M Taufik | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/M Taufik
Jensen Erfan Yulianto, seorang satpam di Sidoarjo yang diamankan Reskob Polresta Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Maksud hati ingin meraup keuntungan menjelang tahun baru, Jensen Erfan Yulianto alias Gondrong, satpam berusia 29 tahun asal Perumahan Ngelom Regency Sidoarjo malah tertangkap polisi dan harus meringkuk di dalam penjara.

Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Sidoarjo tersebut ketahuan jualan sabu-sabu menjelang tahun baru. Dalam penangkapan ini, ada barang bukti berupa dua paket sabu yang diamankan polisi.

Meski sempat mengelak, bapak dua anak tersebut akhirnya hanya menurut ketika digelandang polisi setelah ketahuan menyimpan narkoba.

"Saya dapat barang dari Ucun," jawab Gondrong saat menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo, Jumat (28/12/2018).

Diceritakan dia, beberapa waktu lalu dihubungi Ucun dan diberitahu ada barang. Dia ditawari tiga gram dan langsung menyetujuinya. Barang pun dikirim oleh Ucun ke rumahnya.

"Uangnya Rp 3 juta, tapi belum saya bayar. Saya janji membayar setelah semua laku saya jual," akunya.

Barang itu lantas dipecah menjadi 10 poket. Rinciannya tiga poket ukuran setengah gram yang dijual Rp 700.000 per poket, empat paket ukuran Supra yang dijual Rp 400.000 perpaket, dan tiga paket ukuran pahe dijual Rp 200.000 perpaket.

"Paket setengah gram dan paket Supra semua laku semua. Sisanya yang belum laku hanya pahe. Tapi satu paket pahe sudah saya pakai sendiri," jawab dia.

Dua poket yang tersisa itulah yang disita polisi ketika menangkap tersangka. "Dan petugas masih berusaha mengembangkan kasus ini, utamanya mencari si bandar atau penyuplai, serta berusaha mengungkap jaringan narkoba ini," ungkap Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto.

Diakuinya, sejak mendekati pergantian tahun pihaknya terus memaksimalkan pengawasan terhadap peredaran narkoba di Kota Delta. Sejumlah lokasi rawan, terus dipelototi.

"Termasuk pada malam pergantian tahun nanti, beberapa tempat akan kita awasi untuk mengantisipasi peredaran narkoba. Seperti tempat hiburan, pusat keramaian, tempat-tempat yang dipakai acara tahun baruan dan sebagainya," lanjut kasat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved