Jalan Gubeng Ambles

Pasca Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Dewan Minta Raperda Managemen Konstruksi Dibahas Lagi

Aturan ini bisa sebagai landasan agar Pemkot mengawasi proyek konstruksi yang dikerjakan di Surabaya.

Pasca Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Dewan Minta Raperda Managemen Konstruksi Dibahas Lagi
surya/ahmad zaimul haq
Usai dilakukan pengaspalan dan pengecatan marka jalan, Jalan Raya Gubeng dibuka dua jalur di sisi timur, Kamis (27/12/2018). 

SURYA.coid | SURABAYA - Jalan Gubeng yang ambles akibat proyek parkir bawah tanah yang dikerjakan PT NKE menjadi pelajaran besar bagi Kota Surabaya.

Agar tidak terulang di kemudian hari, Komisi C bidang Pembangunan DPRD Kota Surabaya, meminta agar ada aturan agar Pemkot bisa mengawasi proyek konstruksi yang dikerjakan pihak swasta.

Payung hukum yang dimaksud adalah Raperda Managemen Konstruksi.

Raperda ini sempat dibahas namun tidak disetujui Pemprov dan dikembalikan.

Padahal, sebagaimana dikatakan Syaiful Aidy, anggota Komisi C dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), aturan ini bisa sebagai landasan agar Pemkot mengawasi proyek konstruksi yang dikerjakan di Surabaya.

"Dengan terjadinya jalan ambles saya rasa raperda managemen konstruksi penting untuk dibahas lagi sehingga peristiwa amblesnya jalan karena proyek konstruksi tidak terulang lagi," kata Saiful saat diwawancarai SURYA.co.id, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya pengawasan pada proyek yang dikerjakan oleh pihak swasta harus tetap dilakukan pengawasan.
Sekaligus sebagai langkah preventif dari kegiatan konstruksi. Apakah sesuai izin perencanaan ataukah tidak.

Sebab Pemkot sebagai pihak yang mengeluarkan izin pengerjaan konstruksi, meski pelaksaan konstruksi dilakukan pihak swasta pengaju izin, pemerintah juga harus menjalankan sistem oengawasan.

"Jadi Pemkot sebagai pengeluar izin tidak dikatakan lepas tangan saat terjadi apa-apa di lapangan. Setelaah izin keluar lalu lepas begitu saja," ucapnya.

Dalam Raperda Managemen Konstruksi ini dikatakan ada tercantum sistem pengawasan dan evaluasi proyek pembangunan konstruksi.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved