Penembakan di Papua

Alasan Polri Gencatan Senjata dengan KKB Papua Saat Natal & Tahun Baru, Kapolri Lakukan Siasat Ini

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan untuk gencatan senjata terhadap upaya pengejaran KKB Papua, ternyata Tito punya siasat tertentu

Alasan Polri Gencatan Senjata dengan KKB Papua Saat Natal & Tahun Baru, Kapolri Lakukan Siasat Ini
Facebook Komunitas Cinta Polri
Alasan Polri Gencatan Senjata Terhadap KKB Papua Saat Natal & tahun Baru 

Menurut Tito, persoalan utama masyarakat Papua saat ini adalah kesejahteraan ekonomi.

Tito juga memberi contoh wilayah yang dahulu jadi basis pemberontakan kini sudah tidak lagi lantaran kesejahteraan meningkat.

"Dulu gerakan kemerdekaan kuat di Manokwari sekarang bagus (tidak lagi), dulu Merauke banyak gerakan kemerdekaan sekarang juga tidak, karena kesejahteraan meningkat," kata Tito.

VIDEO - Pengakuan Pembunuh Ibu Muda di Tulungagung, Hafal Kebiasaan Korban yang Rajin Salat Tahajud

Brimob temukan markas semi-permanen KKB OPM
Brimob temukan markas semi-permanen KKB OPM (Facebook/Komunitas Cinta Polri)

Tito menegaskan, aparat keamanan terus mengawal dan mengamankan program infrastruktur pemerintah agar tetap berjalan dengan baik.

Menurut Tito, pembangunan Infrastruktur di Papua diharapkan bisa menghubungkan dan menjalankan roda perekenomian yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi tersebut.

"Karena problem ekonomi sebenarnya karena terisolasi. Oleh karena itu presiden berkeras membangun trans Papua untuk meng-connect untuk melintasi pembangunan ini, sehingga logistik jadi rendah," tutur Tito.

Seperti diketahui, KKB Papua memang sering menyebarkan propaganda melalui postingan di facebook Tentara Pembasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Sebelumnya, KKB Papua pernah menyebut kalau TNI dan Polri menggunakan bom saat evakuasi.

Terekam CCTV, Pengendara Mobil Mabuk Hantam Motor di Perempatan Raya Darmo Surabaya

Video polisi hancurkan markas KKB Papua
Video polisi hancurkan markas KKB Papua. (Facebook Komunitas Cinta Polri)

Mereka mengaku telah dihujani bom udara oleh TNI, seperti tertulis dalam akun Facebook TPNPB pada 9 Desember 2018.

Tentara dan Polisi Indonesia Bohong bahwa tidak melakukan serangan bom udara di Nduga

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved