PSSI

Jawaban PS Mojokerto Putra Atas Pengaturan Skor dan Hukuman Komdis PSSI Dilarang Ikut Liga 2 2019

Jawaban PS Mojokerto Putra Atas Pengaturan Skor dan Hukuman Komdis PSSI Dilarang Ikut Liga 2 2019

Jawaban PS Mojokerto Putra Atas Pengaturan Skor dan Hukuman Komdis PSSI Dilarang Ikut Liga 2 2019
surabaya.tribunnews.com/Danendra Kusumawardana
Tim PS Mojokerto Putra saat Liga 2 2018. Jawaban PS Mojokerto Putra Atas Pengaturan Skor dan Hukuman Komdis PSSI Dilarang Ikut Liga 2 2019 

SURYA.co.id | MOJOKERTO  - PS Mojokerto Putra (PSMP) bereaksi atas keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang memberi sanksi larangan tampil di Liga 2 2019. Putusan itu lantaran PS Mojokerto Putra diduga terlibat pengaturan skor (match fiking) 

PS Mojokerto Putra (PSMP) secara tegas membantah adanya keterlubatan dalam praktik pengaturan skor saat mengarungi Liga 2 2018 lalu.

Presiden Klub PS Mojokerto Putra, Firman Efendi membantah bahwa PSMP melakukan pengaturan skor.

"Tuduhan itu tidak ada buktinya. Praktik pengaturan skor tidak benar adanya. Kekalahan yang diderita PSMP itu murni," ujarnya kepada Surya.co.id Rabu (26/12/2018).

Ditanya bukti-bukti bahwa PSMP tidak melakukan praktik match fixing, Firman justru meminta PSSI dulu yang memberikan bukti-bukti tersebut.l

"Silakan PSSI memberikan bukti dulu terkait matching fixing, baru kami sampaikan," jelasnya.

Seperti diberitakan, Komdis PSSI menjatuhi hukuman PS Mojokerto Putra tak boleh ikut Liga 2 2019.  Hal itu terjadi karena PS Mojokerto dituding melakukan praktik pengaturan skor di empat laga yakni saat melawan Kalteng Putra, Gresik United, dan Aceh United.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved