Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Beri Pengamanan Khusus di Gereja saat Perayaan Natal 2018

Pemkot Surabaya mengerahkan setidaknya 2700an personel pengamanan, jumlah ini sama seperti saat pengamanan Idul Fitri tahun 2018

Pemkot Surabaya Beri Pengamanan Khusus di Gereja saat Perayaan Natal 2018
SURYA.co.id/Pipit Maulidiya
Eddy Christijanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya usai mengikuti apel persiapan Natal dan Tahun Baru 2018 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya beri pengamanan khusus di sejumlah gereja saat perayaan Natal 2018.

Pengamanan khusus ini berlangsung mulai Minggu (23/12/2018) hingga Selasa (25/12/2018).

Eddy Christijanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya usai mengikuti apel persiapan Natal dan Tahun Baru 2018, menyampaikan ada beberapa gereja yang mendapatkan pengamanan khusus. Ini karena gereja terletak di dekat Jalan Protokol.

"Khusus di gereja pada malam natal, mulai Hari Minggu kebaktian 23-25, ada pengamanan khusus. Ada beberapa gereja di Jalan Protokol seperti Gereja Polisi Istimewa, Maranata Kepanjen, Gereja Maria Tak Bercela dan beberapa lainnya, yang kita tutup sisi jalannya. Ini upaya memberikan ketenangan kepada warga yang merayakan Natal dan misa Natal," jelas Eddy, Sabtu (22/12/2018).

Selain pengamanan khusus, akan dipasang pot-pot bunga besar di sekitar gereja, yang bertujuan untuk mengamankan jamaah dan pejalan kaki.

Pemkot Surabaya mengerahkan setidaknya 2700an personel pengamanan, jumlah ini sama seperti saat pengamanan Idul Fitri tahun 2018.

Eddy menjelaskan jumlah 2700 itu terdiri dari Satpol PP 500 ditambah satpol PP Kecamatan 325, BPB Linmas 315, Satgas 154, dan Dinas Perhubungan 245 personel.

"Sementara PMK, seluruh mobil kita tempat kan di objek fital termasuk personelnya. Kemudian ada juga dari Cipta Karya kita siapkan saluran, dari PU Bina Marga, DKRTH kebersihan, satkom Diskominfo terkait CCTV, berikutnya teman-teman polisi dan TNI. Teman-teman Polisi dan TNI akan membuat posko tiap kecamatan dan nanti teman-teman satpol PP dan Linmas kecamatan tergabung di posko tersebut," tambah Eddy.

Eddy berharap pengerjaan Jalan Gubeng segera selesai, sehingga fokus pengamanan natal dan tahun baru lebih fokus.

Acara apel natal dan tahun baru kali ini, dipimpin oleh Hendro Gunawan, Sekeratris Daerah Kota Surabaya, mewakili Tri Rismaharini.

Hendro menyampaikan pesan wali kota Surabaya kepada para petugas yang bertugas selama libur natal dan tahun baru, untuk saling berkomunikasi. Mengingat akan banyak sekali aktifitas tak hanya di tempat ibadah, namun juga pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.

“Oleh karena itu, saya minta seluruh jajaran untuk terlibat aktif dan harus selalu berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI, agar hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban umum dapat sedini mungkin diminimalisir,” pesan Wlai Kota Risma seperti yang dibacakan Hendro, pada saat apel.

Selain mengawasi tempat-tempat itu, Wali Kota Risma berpesan agar tak luput juga dalam pengamanan lingkungan, khususnya rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya untuk berlibur. Sekaligus memantau anak-anak di musim libur sekolah ini.

“Barangkali mereka melakukan hal-hal yang kurang positif, misalnya trek-trekan motor di jalan raya atau hal lainnya yang kurang positif,” masih pesan Wali Kota Risma.

Sebagai penutup apel, Hendro berkesempatan menyematkan pin penugasan Natal dan Tahun Baru 2019 kepada masing-masing petugas.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved