Jalan Gubeng Ambles
Gedung BNI Gubeng Bergoyang, Pekerja Belum Bisa Lakukan Perbaikan
Kontraktor PT Tata Bumi Raya tidak memperbolehkan para pekerja masuk gedung BNI Gubeng karena masih terasa goyang
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Para pekerja kontraktor PT Tata Bumi Raya yang memperbaiki Gedung BNI Gubeng belum bisa melaksanakan tugasnya. Gedung BNI yang terletak tepat di Jalan Gubeng yang ambles terkena dampak.
Kontraktor PT Tata Bumi Raya, Heri Wijaya, tidak memperbolehkan para pekerja masuk gedung untuk memulai perbaikan, karena gedung masih terasa goyang.
"Belum berani proses soalnya tanah gerak, kami tidak berani menurunkan teman-teman. Gerak tanah ini karena masih ada pengurukan dengan menggunakan alat berat. Kalau di luar tidak terlalu terasa getarannya, tapi kalau di dalam terasa sekali. Jadi bahaya, takut ada apa-apa," jelas Heri, Sabtu (22/12/2018).
Heri menyampaikan belum melihat secara keseluruhan kondisi gedung yang perlu diperbaiki, selain basement yang memang rusak.
"Ada beberapa yang retak, kemungkinan kami mulai pengerjaan dua atau tiga hari lagi kalau volume tanah yang diuruk sudah setengah basement, dan alat berat pengurukan berhenti," kata Heri soal basement setinggi 2,7 meter itu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengerukan-jalan-gubeng-ambles.jpg)