Berita Surabaya

Cara Pinbas MUI Jatim, Perhutani, dan LMDH Bondowoso Pangkas Ketergantungan Impor Bawang Putih

Wahid Wahyudi hadir untuk penandatanganan kerja sama antara Pinbas MUI Jatim, Perum Perhutani, LMDH Bondowoso, dan Investor penyedia benih bawang.

Cara Pinbas MUI Jatim, Perhutani, dan LMDH Bondowoso Pangkas Ketergantungan Impor Bawang Putih
SURYAOnline/nuraini faiq
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim Wahid Wahyudi bersama Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI Jatim dan LMDH saat MoU pemanfaatan kawasan hutan untuk budidaya bawang putih, Jumat (21/12/2018). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Hinggakini kebutuhan bawang putih, termasuk di Jatim masih impor. Guna memangkas ketergantungan impor komiditi ini, Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI Jatim bersama Kantor Perhutani Divisi Regional Jatim Surabaya memanfaatkan kawasan hutan dijadikan sentra bawang putih.

Kawasan hutan yang dipilih adalah kawasan hutan di Bondowoso. Bersama lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) di Kecamatan Ijen, Bondowoso, saat ini tengah digarap lahan seluas 200 hektare di Desa Sumberejo dan sekitarnya untuk budidaya tanaman bawang putih.

"Kami berupaya agar tidak menggantungkan kebutuhan bawang putih dengan impor. Ada potensi lahan produktif di kawasan hutan Jatim yang bisa ditanami bawang putih," kata Ketua Inkubasi MUI Jatim Wahid Wahyudi, Jumat (21/12/2018).

Wahid hadir untuk penandatanganan kerja sama antara Pinbas MUI Jatim, Perum Perhutani, LMDH Bondowoso, dan Investor penyedia benih bawang.

Sejumlah pihak ini akan menyulap lahan di ketinggian di atas 600 meter permukaan ini menjadi sentra bawang putih.

"Selama ini kami tanami kentang. Kami siap beralih mejadi petani bawang putih. Tapi traktor kecil kami butuhkan," kata LMDH Sumberejo, Supardi.

Para petani dari LMDH itu berhak atas benih 5 kuintal per hektare dan biaya produksi Rp 15 juta. Mereka diminta menghasilkan 12 hektare bawang putih per hektare. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved