Berita Bojonegoro

Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Polres Bojonegoro, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, mengatakan petugas telah mengamankan 2.401 liter miras.

Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Polres Bojonegoro, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
surya/m sudarsono
Polres Bojonegoro bersama pemuka agama dan sejumlah instansi memusnahkan ribuan liter miras, 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Kepolisian Polres Bojonegoro mengamankan ribuan liter minuman keras (miras) beralkohol, hasil Operasi Cipta Kondisi (cipkon) selama beberapa pekan terakhir.

Tak hanya itu, dua orang juga turut ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti sebagai penjual minuman yang membahayakan nyawa tersebut.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, mengatakan petugas telah mengamankan 2.401 liter miras. Rinciannya, miras jenis arak ada sebanyak 1.607 liter dan tuak 794 liter.

Miras tersebut selanjutnya dimusnahkan dipecah botolnya, lalu dibuang pada drum yang sudah disediakan, dengan melibatkan tokoh agama, perwakilan Kodim, dan beberapa perwakilan instansi lainnya.

"Ribuan liter miras kita musnahkan, kita ajak pemuka agama juga," Ujar Ary Fadli kepada wartawan saat ungkap kasus di kawasan Alun-alun setempat, Jumat (21/12/2018).

Dia menjelaskan, selain memusnahkan miras, dua orang juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini.

Sebab, menurut pria berpangkat dua melati di pundak itu, miras arak sangat membahayakan bagi peminumnya. Sehingga tidak main-main dalam penegakan hukumnya.

Petugas menahan Kasiyadi (58), warga Desa Teratai, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, dan Kasminah (53), warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Tuban.

"Dua orang ini sebagai penjual, sudah kita tahan untuk menjalani proses hukum," Pungkasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka bisa dikenakan UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, atau pasal 204 KUHP tentang memperjualbelikan makanan yang menyebabkan kematian, ancaman hukuman bisa sampai seumur hidup.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved