Berita Tulungagung

PGRI Minta Pengangkatan GTK dan P3K Lewat Kemenpan RB

PGRI meminta dilibatkan dalam proses pengangkatan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) dan guru dengan status Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja

PGRI Minta Pengangkatan GTK dan P3K Lewat Kemenpan RB
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi meresmikan gedung Sekretariat PGRI Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta dilibatkan dalam proses pengangkatan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) dan guru dengan status Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi, saat peresmian gedung Sekretariat PGRI Tulungagung, Rabu (19/12/2018).

"PGRI sudah ketemu Presiden. Kami minta afirmasi khusus lewat Kemenpan, untuk mengangkat GTK dan P3K," ujar Unifah.

Menurutnya, tidak mungkin mengangkat para guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah lama mengajar jika tetap mengacu pada undang-undang ASN. Salah satunya karena ada kendala batasan umur dan lain-lain.

Karena itu PGRI minta pengangkatan GTK lewat Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Syarat pengangkatannya pun tidak disamakan dengan pengangkatan ASN secara umum.

Misalnya passing grade diturunkan, tes diadakan Kemenpan, dan perjanjian kerja cuma sekali.

"Sebenarnya sudah mulai dibahas, tapi kami juga tidak mau P3K murni, kami ingin ada cara khusus," tambahnya.

Dengan formulasi yang digagas PGRI, Unifah yakin tidak ada lagi masalah kesejahteraan GTT.

Sementara yang belum diangkat lewat formulasi khusus ini, bisa diangkat melalui masing-masing pemerintah daerah.

PGRI berharap, seluruh kekurangan guru bisa dipenuhi dalam lima tahun ke depan.

Untuk tahun 2018 dan 2019 masing-masing diangkat 115.000.

"Kan tidak mungkin pemerintah langsung mengangkat satu juta guru. Harus dilakukan secara bertahap," pungkas Unifah. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved