Rumah Politik Jatim

Pesan Jokowi kepada Warga Madura Jelang Pilpres 2019 saat Bagikan 2.050 Sertifikat Tanah

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyerahkan sertifikat tanah Untuk Rakyat di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (19/12/2018).

Pesan Jokowi kepada Warga Madura Jelang Pilpres 2019 saat Bagikan 2.050 Sertifikat Tanah
SURYA.co.id/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Pesan Jokowi kepada Warga Madura Jelang Pilpres 2019 saat Bagikan 2.050 Sertifikat Tanah di Pendapa Kabupaten Bangkalan, Rabu (19/12/2018). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Presiden  Joko Widodo ( Jokowi) menyerahkan sertifikat tanah Untuk Rakyat di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Rabu (19/12/2018).

Dalam kesempatan itu Jokowi menyerahkan sebanyak 2.050 sertifikat tanah kepada penerima yang berasal dari wilayah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kota Surabaya I dan Kota Surabaya II.

"Coba sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi mau saya hitung apa benar 2.050 sertifikat," kata Jokowi yang langsung disambut masyarakat dengan mengangkat sertifikatnya masing-masing.

Begini Cara Sugianto Raup Rp 10 Juta Per Hari dari Bisnis Penimbunan Solar Subsidi di Mojokerto

Kata Gus Ipul soal Kasus Bahar bin Smith: Jangan Lihat Bungkusnya Saja agar Tidak Silau Barang Palsu

Jokowi menjelaskan, bahwa sertifikat ini sangat penting sebagai kepastian hukum atas tanah yang dimiliki agar tidak timbul sengketa di kemudian hari.

"Sejak 2014 setiap saya ke daerah sering mendengar keluhan masyarakat soal sengketa tanah dan lahan, karena sebagian besar belum punya sertifikat. Dengan adanya sertifikat maka sengketa bisa dihindari,"  katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berpesan kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat agar berhati-hati dalam menggunakannya sebagai jaminan bila akan meminjam uang di bank.

Presiden meminta agar dapat menggunakan sertifikat tersebut dengan sebaik-baiknya dan telah melalui perhitungan atau kalkulasi yang matang.

Suami Inneke Beri Suap Mitsubishi Triton 4x4 Seharga Rp 407 Juta untuk Eks Kalapas Sukamiskin

Diam-diam Penyebar Video Mesum Mojokerto Ini Rekam Sejoli Mesum di Warung Trawas, Katanya Iseng

"Tolong pinjamannya digunakan untuk modal kerja, modal usaha dan modal investasi. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang berbau kenikmatan seperti beli mobil atau motor, yang dibelikan sepeda motor atau mobil dari keuntungan usaha saja,  bukan dari pinjaman," pesannya.

Ia juga berharap agar masyarakat menyimpan dan menjaga sertifikat tersebut dengan baik.

Caranya dengan memberi plastik dan difotokopi sebelum disimpan di lemari.

Alasannya agar sertifikat tersebut tidak rusak ketika rumah bocor dan ada fotokopinya bila yang asli hilang.

Sandiaga Uno Ngebut Blusukan di Mataraman Jatim untuk Kejar Elektabilitas Jokowi-KH Maruf Amin

Lihat Sandiaga Uno Cicipi Kuliner Menthok Pedas Pak Nardi, Reaksi Emak-Emak : Masya Allah Ganteng e

Ingatkan Jaga Kerukunan
Pada kesempatan itu, Presiden juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, ukhuwah watoniyah, dan kerukunan.

Jangan sampai masyarakat terpecah belah hanya karena urusan pilkada ataupun Pilpres 2019.

“Negara kita negara besar. Marilah kita jaga dan rawat bersama. Jangan sampai tidak bertegur sapa hanya karena pesta demokrasi. Kita ini semua saudara sebangsa dan se-tanah air. Tapi saya yakin ini tidak terjadi di Jawa Timur,” kata Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan A. Djalil, Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dan Gubernur Jatim, Soekarwo. (Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved