Berita Nganjuk

Pemkab akan Beri Bantuan ke Anggota TRC Tagana yang Keracunan di Sumur Maut Nganjuk

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi akan memberikan santunan kepada anggota TRC yang mengalami musibah keracunan di sumur maut

Pemkab akan Beri Bantuan ke Anggota TRC Tagana yang Keracunan di Sumur Maut Nganjuk
surya/didik mashudi
Anggota TRC Tagana mendapatkan perawatan medis akibat menghirup gas beracun sumur maut di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, yang telah menewaskan 2 orang, Selasa (18/12/2018). 

SURYA.co.id | NGANJUK - Pemkab Nganjuk bakal memberikan santunan kepada anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nganjuk yang mengalami keracunan gas beracun dari sumur maut i Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi menjelaskan, pihaknya akan memberikan santunan kepada anggota TRC yang mengalami musibah keracunan di sumur maut tersebut.

"Mereka (anggota TRC) telah berjuang untuk masyarakat dengan risiko tinggi. Kami akan beri santunan," ungkap Marhaen Jumadi kepada Surya, Rabu (19/12/2018).

Ada 5 anggota TRC BPBD Kabupaten Nganjuk yang menjadi korban gas beracun sumur maut. Anggota TRC ini karena panggilan tugas akan menolong Sukardi, petani yang meninggal di dalam sumur maut tersebut.

Diduga Ikut Hirup Gas Beracun di Sumur Maut Nganjuk, 4 Anggota TRC Tagana Masih Dirawat Intensif

Namun, personel TRC yang hanya memakai masker kain penutup hidung. Personel ini tidak dilengkapi dengan masker tabung oksigen.

Akibatnya saat akan melakukan evakuasi korban malah menghirup gas beracun dari dalam sumur maut itu hingga tubuhnya langsung lemas.

Satu personel TRC atas nama Masrufin meninggal beberapa saat setelah dirawat di Puskesmas Rejoso.

Tiga rekannya dapat diselamatkan kemudian dirujuk ke RSUD Nganjuk.

Dari hasil pantuan Marhaen Jumadi, kondisi personel TRC BPBD yang dirawat di rumah sakit sudah mulai membaik.

"Mudah-mudahan segera boleh pulang," jelasnya.

Sementara Sukonjono, Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk menjelaskan, tiga personel TRC masih menjalani perawatan medis di RSUD Nganjuk.

"Kondisinya sudah baik, semoga segera bisa pulang," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua korban tewas akibat menghirup gas beracun dari dalam sumur maut di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Dua korban tewas atas nama Sukardi, petani dan Masrufin, personel TRC BPBD Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved