Berita Sidoarjo

Sejak Sebelum Bermasalah, Pembangunan SDN Wadungasri Waru Sidoarjo Didampingi Kejaksaan

Dalam pendampingan itu tidak semua hal diawasi dengan ketat. Yang diawasi dan dievaluasi adalah hal-hal strategis dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Sejak Sebelum Bermasalah, Pembangunan SDN Wadungasri Waru Sidoarjo Didampingi Kejaksaan
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kondisi SDN Wadungasri Sidoarjo yang dibongkar oleh investor dan supplier bahan bangunan. Proyek yang sedang berjalan, dibongkar karena kontraktor belum memenuhi tanggungjawabnya kepada investor dan supplier. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Proyek pembangunan gedung SDN Wadungasri di Waru Sidoarjo dan SDN Bareng Krajan di Krian Sidoarjo yang proses pembangunannya bermasalah, ternyata sejak awal didampingi TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo

"Ya, sejak awal memang didampingi TP4D," kata Kasi Intel Kejari Sidoarjo Idham Khalid, Senin (17/12/2018).

Namun, disebutnya bahwa dalam pendampingan itu tidak semua hal diawasi dengan ketat. Yang diawasi dan dievaluasi adalah hal-hal strategis dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Nah, karena proyek itu didampingi TP4D, Selasa siang digelar rapat kordinasi di Kejari Sidoarjo terkait progres pembangunannya, serta membahas hal-hal yang menjadi kendala dalam pengerjaan dua proyek pembangunan gedung sekolah tersebut.

Dalam pertemuan ini, dihadirkan pihak kontraktor CV Sido Redjo, PPK dari Dinas Pendidikan, ULP (Unit Lelang Pengadaan) Pemkab Sidoarjo, dan sejumlah pihak yang terkait dalam proyek ini.

"Diketahui, dua proyek itu belum rampung sampai masa kerjanya selesai. SD Bareng Krajan kurang 20 persen, dan SD Wadungasri kurang 28 persen," ungkap Kasi Intel.

Nah, terkait itu disebutnya harus dievaluasi. "Kami merekomendasikan agar dilakukan pemutusan kontrak," tandas Idham Khalid.

Selain itu, pada pertemuan ini diketahui bahwa problem dalam pengerjaan proyek ini adalah kurangnya pengawasan. Selain itu, diketahui pula bahwa kontraktor kurang serius dalam menjalankan pekerjaannya.

Termasuk tentang adanya persoalan antara kontraktor dengan supplier dan pemodal, pihaknya juga menyebut bahwa hal ini menjadi perhatian.

"Terkait hal-hal yang mengarah ke pidana dan disangkakan ke CV Sido Redjo, kan sudah dilaporkan ke polisi dan sudah ditangani. Kita tunggu prosesnya," sambung Kasi Intel.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved