Sambang Kampung Ketintang Surabaya

RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Gayungan, Lirik Kampung Lain untuk Inovasi

Suasana bersih, sejuk dan lenggang di siang hari RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan.

RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Gayungan, Lirik Kampung Lain untuk Inovasi
surya.co.id/habibur rohman
Ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan menyirami tanaman di kebun hijau depan rumah kosong di kampungnya. 

SURYA.co.id |SURABAYA – Suasana bersih, sejuk dan lenggang di siang hari RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan. Terlihat mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) lalu lalang di sejumlah indekos area kampung ini.

Sementra warganya terlihat cukup jarang di luar rumah, tetapi kesan rindang dan sejuk tak bisa lepas dari tiap rumah di kawasan ini.

Ketua RT, Tri Hartono (62) mengungkapkan terhitung bulanan kampungnya terlihat sejuk dan rindang dengan aneka tanaman hias di dinding pagar rumah dan tanaman dalam pot di sekitar jalan.

“Baru mulai bulan Juli 2018, usai lebaran warga bisa diajak untuk berbenah kampung. Sampai didorong kelurahan buat ikut lomba lingkungan,” urai pensiunan BUMN ini.

Tak hanya tanaman hijau, sejumlah inovasi lingkungan mulai dari hiasan langit-langit gang, biopori hingga hidroponik juga ada di kampung ini. Secara otodidak warga kampung membuatnya setelah melihat sejumlah kampung yang kerap ikut lomba penghijauan.

“Saya dibantu karang taruna dan ibu-ibu di kampung, giat sekali tiap mlam mengecat pot dan botol bekas. Botol bekas dan kukusan nasi itu dicat juga kemudian dibuat hiasan langit-langit sepanjang kampung,”urainya.

Tak memiliki dasar pertanian ataupun dekorasi, menurut Tri ia dn warga secara otodidak membuat hiasan setelah melihat kampung lain. Demikian pula dalam membut hidroponik hingga tanaman rambat yang diarahkan melilit ke tiang lampu lama buatan warga.

“Sekarang sudah dikasih lampu penerangan pemkot Surabaya, jadi tiang lampu buatan warga ini nganggur, lampunya juga nggak dinyalain,”paparnya.

Dibantu istrinya, Tri rutin mengajak warga untuk ikut membangun lingkungan dengan berbagai persiapan jelang lomba. Bahkan untuk mnegecat area kampung, warga sukarela melakukan swadaya.

“Kalau sudah mau penjurian bisa begadang sama ibu-ibu ini. Kalau bapaknya banyak yang sepuh jadi nggak aktif, paling saya dibantu karang taruna buat masang hiasan di langit-langit kampung,” ungkapnya.

Diana Fajarwati  (47), ketua Dharma Wanita RT 2 RW 1 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan mengungkapkan kerja keras ibu-ibu di kampungnya terbalas dengan lomba tingkat RT,RW, hingga Kelurahan yang menjadi unggulan.

“Bahkan RT kami masuk salah satu RT terbaik di Surabaya, ini prestasi luar biasa karena biasanya kampung lain butuh dua tahun untuk bisa juara. Kami dalam beberapa bulan sudah jadi kampung unggulan,” urainya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved