Berita Jombang

Natal dan Tahun Baru, Pengerjaan Proyek Jalur Ganda Daop 7 Madiun Dihentikan Sementara

PT KAI Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun akan menghentikan sementara sejumlah pekerjaan pada proyek rel jalur ganda

Natal dan Tahun Baru, Pengerjaan Proyek Jalur Ganda Daop 7 Madiun Dihentikan Sementara
surya/sutono
Suasana antrean pembelian tgiketg penumpang di Stasiun KA Jombang, Jatim. 

SURYA.co.id | JOMBANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun akan menghentikan sementara sejumlah pekerjaan pada proyek rel jalur ganda atau 'double track' di wilayahnya.

Keputusan itu diambil manajemen PT KAI Daop 7 Madiun merespon bakal padatnya perjalanan KA pada masa angkutan liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

"Sehingga beberapa titik yang paket pekerjaannya dianggap bisa menganggu, akan dihentikan sementara waktu," kata Manajer Humas Daop 7, Ixfan Hendriwintoko saat meninjau Stasiuan KA Jombang, Senin (17/12/18).

Ixfan lantas mencontohkan pekerjaan yang dihentikan sementara itu antara lain berupa rencana penggantian jembatan di sungai Brantas, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Selasa (18/12/2018).

Karena waktunya mepet dengan Natal dan tahun baru (Nataru), kata Ixfan, pekerjaan akan diundur setelah masa Nataru selesai.

Menurutnya, langkah itu menindaklanjuti surat edaran Ditjenka (Direktorat Jendral Perkeretaapian) soal pekerjaan jalur ganda yang mengganggu untuk dihentikan sementara.

"Sedangkan yang tidak menganggu akan berjalan sepeti biasa," terang Ixfan.

Ixfan menjelaskan, saat ini terdapat sedikitnya dua paket pekerjaan jalur ganda wilayah Daop 7 Madiun, mulai dari Kedungbanteng - Madiun dan Madiun - Jombang.

"Yaitu di Kertosono ada penggantian jembatan, pekerjaan jalur ganda dan penggantian wessel," imbuhnya.
Selain proyek jalur ganda, PT KAI juga menunda operasionalisasi jalur ganda sampai masa angkutan Natal dan Tahun Baru selesai.

Wacananya, pada 15 Desember jalur ganda mulai dari stasiun Nganjuk hingga stasiun Baron akan difungsikan.
"Namun karena penundaan beberapa paket pekerjaan, maka ditunda sampai setelah tahun baru 2019 mendatang," jelasnya.

Manajemen PT KAI pusat sendiri memberlakukan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 selama 18 hari, mulai 20 Desember hingga 6 Januari 2019.

Selama masa itu, semua petugas diberi tugas mengamankan seluruh perjalanan kereta api.

Penulis: Sutono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved