Rumah Politik Jatim

Ketua JKSN Optimis Jokowi Menang Telak di Madura, Kekuatan Ganda Khofifah dan La Nyalla Bersatu

Perebutan suara di Madura dalam Pilpres 2019 tidak bisa dipandang sebelah mata, khususnya untuk pemenangan pasangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

Ketua JKSN Optimis Jokowi Menang Telak di Madura, Kekuatan Ganda Khofifah dan La Nyalla Bersatu
SURYA.co.id/FATIMATUZ ZAHROH
Ketua JKSN Kiai H M Roziqi (berbaju putih tiga dari kiri) saat menyerahkan bendera JKSN ke Tim Kepengurusan JKSN cabang istimewa Hongkong, Minggu (25/11/2018). Ketua JKSN Optimis Jokowi Menang Telak di Madura, Kekuatan Ganda Khofifah dan La Nyalla Bersatu 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Perebutan suara di Madura dalam Pilpres 2019 tidak bisa dipandang sebelah mata, khususnya untuk pemenangan pasangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional ( JKSN) Kiai H M Roziqi yang bergerak menyukseskan Jokowi-Maruf Amin mengaku optimistis suara pasangan capres dan cawapres Jokowi-Maruf bakal siginifikan alias menang telak di Madura

Analisa Mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur ini bukan sederhana. Ia mengatakan, hal yang paling penting adalah faktor kemenangan Khofifah Indar Parawansa di Madura. Di mana dari empat kabupaten, Khofifah hanya kalah di Bangkalan. 

Ia yakin modal ini kuat untuk menjadi dasar menggalang suara untuk pasangan Jokowi-Maruf di Madura

Terlebih saat ini juga dukungan La Nyalla Mattaliti yang kini juga sinergi untuk memenangkan Jokowi-Maruf diyakini akan membulatkan pemenangan pasangan nomor urut 1 dalam Pilpres 2019 di Madura

"Kalau menurut saya dengan adanya bantuan La Nyalla, beliau ini punya jaringan dan pengaruh. Semangatnya harus kita hargai, dan pengaruhnya cukup signifikan khususnya Bangkalan," kata Roziqi,  Sabtu (15/12/2018).

Usai pernyataan La Nyalla, Roziqi mengatakan harus ditunggu trennya. Apakah penyataan La Nyalla yang membelot dari Prabowo itu benar membuat pengaruh berbaliknya suara pendukung Prabowo ke Jokowi atau tidak. 

Akan tetapi, Roziqi mengatakan masyarakat Madura memang memiliki cirikhas atau tipikal masyarakat yang berbeda dengan wilayah lain di kabupaten kota, khususnya di Jawa Timur. 

"Masyarakat Madura ini sangat kental budayanya untuk manut dengan penutan mereka, para tokoh masyarakat,  khususnya kiai, bu nyai,  dan juga tokoh masyarakat yang lain. Maka itu yang kita coba sentuh," imbuh pria yang juga Ketua Tim Pemenangan Khofifah dan Emil Dardak dalam Pilgub 2018 lalu. 

Karena itu, melalui gerbong JKSN, Roziqi mengatakan bahwa pihaknya fokus gerilya melakukan gerakan turun ke bawah mendulang suara di Madura

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved