Berita Surabaya

18 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Malam Natal dan Tahun Baru 2019

Pengamanan itu juga diperkuat kekuatan militer sebanyak 1.759 pasukan TNI Kodam V Brawijaya dari segala fungsi kesatuan.

18 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Malam Natal dan Tahun Baru 2019
Ist dok Humas
Suasana Rakor Ops Lilin 2018 di Gedung Mahameru 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur melibatkan 18.065 personel gabungan Pam malam Natal dan tahun baru 2019.

Seluruh personel yang tergabung dalam Ops Lilin Semeru 2018 tersebut berasal dari berbagai instansi.

Adapun rinciannya yaitu 9.769 personel Polri yang di sokong Polda Jatim di antaranya 39 Polres jajaran di Jawa Timur.

Pengamanan itu juga diperkuat kekuatan militer sebanyak 1.759 pasukan TNI Kodam V Brawijaya dari segala fungsi kesatuan.

Selain itu, Ops Lilin Semeru diperkuat oleh 1.180 personel gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur) Satpol PP dan Linmas. Masyarakat sipil dari berbagai organisasi pemuda juga turut dilibatkan, jumlahnya sebanyak 4.357 orang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan adapun prioritas penjagaan Pam malam natal dan tahun baru meliputi 2.979 gereja. Selain itu, lokasi perayaan malam tahun baru di 333 titik dan 348 tempat perbelanjaan yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Penjagaan juga dilakukan di 87 stasiun Kereta Api, 15 pelabuhan kapal dan 58 terminal teransportasi angkutan umum.

“Ops Lilin Semeru 2018 merupakan kegiatan rutin setiap tahun pengamanan perayaan dan tahun baru,” ungkapnya di sela acara rapat koordinasi di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Sabtu (15/12/2018).

Barung mengatakan, potensi kerawanan antisipasi teror hingga gangguan Kamtibmas di tempat keramaian.

Di samping itu, Ops Lilin Semeru 2018 yang melibatkan pemerintah daerah ini juga menyoroti  potensi kenaikan harga pangan pasokan atau distribusi lantaran permainan oknum mafia pangan.

Peningkatan arus balik dan mudik perlu diantisipasi perbaikan sejumlah infastruktur di pelabuhan, terminal, bandara dan diberbagai ruas jalur yang berpotensi terjadi kepadatan saat Long Wekeend. Antisipasi tindak kejahatan 3C (Curanmor, Curat, Curas), peredaran minuman keras maupun konflik masyarakat. Disisi lain, antisipasi penggunaan petasan yang bisa membahayakan masyarakat.

“Pengamanan menitikberatkan pada satuan Sat Lantas dan Sabhara Polda Jatim dan jajaran,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved