Wisata Jawa Timur

Tempat ini Jadi Alasan Soekarno Sering Pakai Peci Miring. Kini Jadi Cagar Budaya

Semasa kecil, Soekarno pernah tinggal di Kediri. Di sana, dia pernah jatuh dari pohon hingga kepalanya terluka. Kini tempat itu jadi cagar budaya.

surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Situs Persada Soekarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh negara. Di lingkungan ini, Soekarno pernah terjatuh dari pohon hingga kepalanya terluka. Luka itulah alasan Soekarno selalu mengenakan peci miring. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Situs Persada Soekarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh negara.

"Penetapan bangunan cagar budaya ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri dengan SK Bupati Kediri," ungkap Kushartono kepada Surya, Jumat (14/12/2018).

Dijelaskan, Situs Persada Soekarno ditetapka sebagai bangunan cagar budaya dengan nomer 188.45/360.418.08/2018 dan register nomer 89/WTS/KDR/2017.

Penetapan dilakukan terhitung  1 Oktober 2018 serta diberitahukan kepada pihak keluarga pengelola situs pada Jumat 14 Desember 2018.

Kushartono mengemukakan, dengan penetapan sebagai bangunan cagar budaya, diharapkan salah satu situs peninggalan masa kecil Bung Karno yang ada di Kediri dapat terus lestari.

Potret Masa Muda Presiden Indonesia & Ibu Negara dari Era Soekarno hingga Jokowi, Serasi yang Mana?

Istri Soekarno Bongkar Kebenaran Soal Kekuatan Gaib Bung Karno, Ternyata Tak Seperti yang Dikabarkan

Intip Potret Rumah Soekarno di Surabaya, Tempat Sang Proklamator Lahir & Menjalani Masa Kanak-kanak

"Semoga kita senantiasa bisa menjadi hamba yang selalu bersyukur. Ndalem Pojok milik kita bersama, milik bangsa Indonesia," ungkapnya.

Semasa anak-anak Bung Karno pernah dititipkan orangtuanya di Ndalem Pojok. Banyak kenangan Bung Karno di rumah masa kecilnya.

Salah satunya misteri peci miring yang selalu dikenakan Bung Karno. Memakai peci miring karena untuk menutupi bekas luka di jidatnya akibat terjatuh dari pohon yang ada di Ndalem Pojok.

Setiap tahun Situs Persada Soekarno selalu menggelar peringatan hari besar kenegaraan. Setiap 17 Agustus juga menggelar peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menggelar upacara bendera.

Kegiatan lain yang biasa digelar saat memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kartini. Selain itu juga menggelar sarasehan dan diskusi kebangsaan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved