Pesta Seks di Yogyakarta

Pesta Seks di Hotel Yogyakarta Ditonton Ramai-ramai, Ada Tarif untuk Nonton, Pelaku Punya Grup WA

Kegiatan asusila berupa pesta seks di sebuah hotel yang ada di Yogyakarta digerebek anggota Cyber Patrol Polda DI Yogyakarta.

Editor: Iksan Fauzi
TribunJogja.com
Polisi ungkap pesta Seks di Hotel Yogyakarta Ditonton Ramai-ramai, Ada Tarif untuk Nonton, Pelaku Punya Grup WA 

SURYA.co.id | YOGYAKARTA - Kegiatan asusila berupa pesta seks di sebuah hotel yang ada di Yogyakarta digerebek anggota tim cyber patrol Polda DI Yogyakarta

Polisi menyebut kegiatan itu sebagai pesta seks karena dilakukan lebih dari satu orang. Dalam pesta seks itu, orang yang ingin melihat harus dikenai tarif.

Mereka bahkan memiliki grup WhatsApp (WA) untuk berkomunikasi.

12 Orang Ditangkap dalam Pesta Seks di Hotel Kawasan Yogyakarta, Mereka Berulang Kali Melakukan

Ibu Pengeroyok TNI Kapten Komaruddin Nangis : Anakku Gimana Keadaan Sekarang? Ya Tuhan Bantu Hamba

BPN Prabowo-Sandi Sebut Unggul di Jabar, Banten dan DKI Jakarta, Giliran Rebut Suara di Jawa Tengah

Berita Terkini Mapolsek Ciracas Dibakar, Polisi Tangkap 4 Pelaku Pengeroyokan, 1 Pelaku Masih Buron

Dari sejumlah penonton esta seks itu, ada pasangan suami istri. Mereka rela mengeluarkan uang untuk melihat adegan persetubuhan tersebut.

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggerebek pesta seks di satu hotel di kawasan Yogyakarta. Demikian informasi yang dihimpun dalam ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (13/12/2018).

Pengerebekan terhadap pesta seks yang diduga melanggar Undang Undang (UU) itu dilakukan oleh Ditreskrimum Polda DIY pada Senin (3/12/2018).

"10 hari yang lalu Ditreskrimum melakukan pengerebekan terhadap kegiatan pesta seks," kata Direktur Ditreskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo.

Hadi Utomo mengungkapkan pesta seks itu dilakukan oleh dua orang, namun disaksikan oleh orang lain di kamar yang sama.

Kepolisian berhasil mengamankan sedikitnya 12 orang beserta sejumlah barang bukti pendukung.

"Kami masih lakukan pendalaman dari peristiwa tersebut," ujar Hadi Utomo.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved