Ada Motor Plat Merah Disita Polisi Saat Penggrebakan Rumah Bandar Narkoba di Bangkalan

Sebuah motor plat merah turut disita polisi saat penggrebekan besar-besaran lokasi yang diduga tempat bandar narkoba. Pemiliknya kabur.

Ada Motor Plat Merah Disita Polisi Saat Penggrebakan Rumah Bandar Narkoba di Bangkalan
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Anggota Brimob Polda Jatim membawa 15 motor, salah satunya berplat merah, yang disita dari lima titik penggerebakan di Dusun Tapel Desa Parseh Kecamatan Socah, Jumat (14/12/2018). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Ratusan personel kepolisian yang terdiri dari Polres Bangkalan dan Brimob Polda Jatim melakukan penggrebekan besar-besaran di dua lokasi di Bangkalan, Madura, yang diduga menjadi tempat bandar narkoba, Jumat (14/12/2018).

Dalam penggrebekan itu, mereka juga menyita 15 sepeda motor dari lima titik penggerebekan di Dusun Tapel Desa Parseh Kecamatan Socah. 

Menariknya, satu di antaranya berplat nomor merah alias kendaraan operasional pemerintahan.

Sepada motor tersebut berjenis Honda 125 dengan nopol M 2254 GP. Selain belasan sepeda motor, polisi menyita tiga mobil.

Dikonfirmasi perihal itu, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan membenarkan.

"Ada (plat merah) Mas," ungkap Boby melalui layanan WhatsApp kepada Surya, Jumat (14/12/2018) malam.

Digrebek Ratusan Polisi, Dua Pemuda Pengguna Narkoba di Bangkalan Menangis dan Saling Memeluk

200 Polisi Diturunkan Saat Menggrebek Rumah Terduga Bandar Sabu di Socah Bangkalan Madura

Informasi yang beredar, pengendara sepeda motor plat merah itu kabur dari kejaran aparat kepolisian ketika penggerebekan.

Namun Boby belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Saya belum dapat info lanjut dari penyidik Mas. Mungkin masih dalam pendalaman," ujarnya.

Dalam penggerebekan skala besar itu, Polres Bangkalan menerjukan sebanyak 100 personel ditambah 100 anggota Brimob Polda Jatim.

Kekuatan personel sejumlah itu dibagi menjadi dua tim. Tim I pimpinan Kasatnarkoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo menggerebek di Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah.

Sedangkan Tim II dipimpin Kabag Ops Kompol Nur Alim dan Kasatreskrim AKP Jeny. Total, sembilan orang diamankan dari dua lokasi penggerebekan.

Dua di antaranya berstatus pelajar di salah satu SMK di Surabaya; NC (16) asal Sidoarjo dan TN (18), warga Surabaya.

"Mereka belum bisa dijadikan tersangka. Kami masih harus mendalami sejauh mana peran dan keterlibatan mereka," pungkas Boby.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved