Berita Surabaya
Ditinggal Beli Makanan, Kios Pangkas Rambut di Kebonsari Surabaya Dilahap Api Malam ini
Sebuah kontrakan yang disewa untuk membuka pangkas rambut di Jalan Kebonsari Tengah No 39 Surabaya terbakar, Rabu (12/12/2018) malam.
SURYA.co.id| SURABAYA - Sebuah kontrakan yang disewa untuk membuka pangkas rambut di Jalan Kebonsari Tengah No 39 Surabaya terbakar, Rabu (12/12/2018) malam.
Kebakaran tersebut diduga disebabkan dari sebuah lilin di atas meja kamar lalu jatuh dan membakar seisi ruangan.
Pemilik kontrakan Maskur (47) sengaja menyalakan lilin untuk penerangan ruangan selama listrik padam sejak pukul 18.30 WIB.
Saat api membakar lantai dua, kondisi kontrakan kebetulan tidak berpenghuni. Dan Kebetulan malam itu terjadi pemadaman listrik.
Seingat Maskur pukul 21.00 WIB Ia sedang keluar bersama anaknya membeli makanan. Dan baru tahu kalau lantai 2 rumahnya terbakar setelah seorang tetangga menelponnya.
"Saya juga gak tau bagaimana lilinnya jatuh, tiba-tiba dikabari tetangga kebakaran gitu," kata Maskur, Rabu malam (12/12/2018).
Menurut Hisyam Fayruza (23), saksi mata yang rumahnya tepat di sebalah kiri kontrakan Maskur, memperkirakan api membakar kontrakan Maskur selama 10 menit.
Menurutnya awal mula warga mengetahui kebakaran pada pukul 21.30 WIB ada suara benda jatuh dari atap kontrakan Maskur.
Karena penasaran, ia memutuskan keluar dan melihat ke bagian atap kontrakan.
Hisyam lalu terkejut karena muncul asap putih tebal membubung tinggi disertai percikan api.
"Loh yo kaget suaranya keras, saya kira maling, pas saya lihat udah muncul asap," kata Hisyam.
Api membakar seisi lantai dua dan menghanguskan isinya.
Termasuk barang-barang milik Vera Olivia (anak Maskur) seperti buku-buku sekolah, dan benda elektronik.
"Buku-buku anak, ijazah yang terbakar, televisi, laptop, barang-barang elektronik pokoknya," kata Maskur.
Diperkirakan kerugian harta benda yang dialami Maskur lebih dari Rp 50 Juta.
"Ya lebih dari segitu. Saya lagi bingung barang terbakar semua," pungkas Maskur.
Saat ini 6 unit armada mobil PMK dikerahkan ke lokasi meliputi satu unit PMK Wiyung, tiga unit PMK Pasar Turi, satu Unit PMK Rungkut, dan satu lainnya PMK Mayjend Sungkono.
Saat ini Anggota Polsek Gayungan telah memberi garis batas police line di depan kontrakan Maskur. ( luhur pambudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/petugas-memastikan-api.jpg)