Tiga Malam Terdengar Letusan dari Dapur, Malam Keempat Ada Ledakan Keras dan Suartik Meninggal

Dari olah TKP itu diketahui, Suartik meninggal dunia di dapur rumahnya. Kondisi tubuhnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan

Tiga Malam Terdengar Letusan dari Dapur, Malam Keempat Ada Ledakan Keras dan Suartik Meninggal
surya/galih lintartika
Ilustrasi 

SURYA.co.id | JEMBER - Suartik alias Pak Muhlas (50) Dusun Karanganom, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, tewas akibat petasan, Selasa (11/12/2018) malam.

Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio membenarkan peristiwa tersebut.

"Pukul 19.15 Wib tadi malam, saya dapat laporan ada warga meninggal karena petasan. Akhirnya saya lapor ke Kasatreskrim, dan kami melakukan olah TKP semalam," kata Subagio, Rabu (12/12/2018).

Dari olah TKP itu diketahui, Suartik meninggal dunia di dapur rumahnya. Kondisi tubuhnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Kaki, tangan, perut dan kepalanya terluka akibat ledakan petasan.

Suartik diduga sedang merakit petasan dan meledak.

"Tiga malam berturut-turut terdengar letusan dari arah dapur korban. Semalam adalah malam keempat dan terjadi ledakan keras sampai korban meninggal dunia dan rumah juga rusak," lanjut Bagio.

Dari hasil olah TKP, diketahui tidak ada keterlibatan pihak luar. Suartik merakit petasan seorang diri hingga terjadi ledakan.

Suartik dikenal sebagai perakit petasan oleh warga setempat.

Setelah polisi melakukan olah TKP, keluarga Suartik tidak menginginkan Suartik diotopsi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved