Berita Mojokerto

Kejari Kota Mojokerto Musnahkan 19 Barang Bukti Tindak Pidana Umum

Belasan barang bukti itu didapat dari kasus pemalsuan, penyalahgunaan narkoba, judi, pengroyokan, pembunuhan, judi, dan penggelapan

Kejari Kota Mojokerto Musnahkan 19 Barang Bukti Tindak Pidana Umum
surya/danendra kusumawardana
Kajari Kota Mojokerto Halila Rama, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Sunarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Edy Birton, serta tamu undangan lain membakar barang bukti tindak pidana umum di halaman belakang kantor Kejari Jalan Raya Bypass, Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (12/12/2018) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto memusnahan 19 barang bukti perkara pidana umum. Pemusnahan dilakukan di halaman belakang kantor Kejari Kota Mojokerto di Jalan Raya Bypass, Magersari.

Belasan barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam tong. Pemusanahan dilakukan bersama-sama oleh Kajari Kota Mojokerto Halila Rama, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Sunarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Edy Birton, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal serta tamu undangan lain.

Kajari Kota Mojokerto, Halila Raman menyebutkan rincian barang bukti yang dibakar yakni sabu 9.738 gram, ganja 0.673 gram, alat hisap sabu 2 buah, timbangan elektrik 3 buah, plastik klip 14 buah, gawai 7 buah, pipet kaca 4 buah, kartu ATM 2 buah, oli MPX-2 20 buah, dan oli transmision gear 1 buah.

Kemudian turut dibakar pula oli MPX-1 25 buah, tas 2 buah, baju 2 buah, korek api 6 buah, celana jeans 2 buah, bolam lampu 4 pack, vanbelt 4 buah, busi 4 set, kampas rem cakram 3 set

"Belasan barang bukti itu didapat dari kasus pemalsuan, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, judi, pengroyokan, pembunuhan, judi, dan penggelapan.  Perkara itu kami tangani selama 8 bulan tepatnya mulai April sampai November 2018," sebut Halila Rabu (12/12/2018).

Halila melanjutkan, nilai barang bukti untuk narkoba jenis sabu dan ganja berkisar Rp 16 juta.

"Perkiraan jika dirupiahkan barang bukti sabu dan ganja mencapai Rp 16 juta," lanjutnya.

Sementara itu, Kajati Jatim, Sunarta, menambahkan dari keputusan hakim, barang bukti tersebut dinyatakan dirampas dan dimusnahkan.

Selain itu, pernyataan hakim telah inkrah atau mempunyai kekuatan hukum tetap.

"Kami sebagai jaksa penuntut umum melaksanakan keputusan hakim. Sehingga hari ini barang bukti dimusnahkan," katanya.

Kasus hukum di Jawa Timur, lanjut Sunarta, setahun ini masih didominasi oleh penyalahgunaan narkoba. Jika dipresentasekan, kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 50 persen lebih.

"Harus ada penelitian mengapa kasus narkoba masih marak. Menurut saya hukum juga sudah maksimal. Mungkin karena kendisi ekonomi atau memang ada orang yang sengaja memasukkan barang haram itu untuk merusak generasi kita," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved