Persebaya Surabaya

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi Bingung Kepastian Liga 1 2019

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi Bingung Kepastian Liga 1 2019. PT LIB selaku operator kompetisi belum memastikan kapan kick off Liga 1 2019

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi Bingung Kepastian Liga 1 2019
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Candra Wahyui (kanan) menunjukan klausal kontrak baru Djadjang Nurdjaman. Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi Bingung Kepastian Liga 1 2019 

Laporan Wartawan Surya, Khairul Amin

SURYA.co.id I SURABAYA – Persebaya Surabaya merasa dilematis setelah kompetisi Liga 1 2018 berakhir. Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi merasa bingung melihat kepastian Liga 1 2019 mendatang.

Menurut Candra Wahyudi, paling utama baginya adalah kepastian kick off kompetisi Liga 1 2019  mendatang. Jika kompetisi tahun depan sudah bisa dipastikan, Persebaya Surabaya bisa dengan leluasa menyusun komposisi pemain, juga program lainnya.

“Meskipun kami berharap musim depan kami harus lebih baik dari capain tahun ini, kami belum bicara target secara spesifik, karena tim ini belum terbentuk. Nanti ketika kita tau materi timnya seperti apa, terus kita melihat kekuatan tim-tim lain, baru kita tentukan,” terang Candra pada Surya, Senin (10/12/2018).

Ditambahkan Candra Wahyudi, belum adanya kepastian kcik off Liga 1 2019 mendatang usai kompetisi berjalan selesai selalu menjadi kendala bagi tim-tim peserta kompetisi.

“Ini yang selalu menjadi masalah bagi klub. Seperti sekarang, kompetisi berakhir, kita belum tau kompetisi 2019 akan dimulai kapan, ada yang bilang April ada Mei, itu pasti menjadi kendala,” tegas Candra Wahyudi.

Kompetisi Liga 1 2018 sudah berakhir, dimana Persija keluar sebagai pemenang, sementara Persebaya yang sempat terseok-seok di pertangahan kompetisi, finish di posisi lima dengan bekal 50 poin, selisih 12 poin dengan juara Liga 1, Persija Jakarta.

Menurut Candra Wahyudi, capaian ini sudah melebihi target yang dicanangkan oleh managemen, dimana awal mendatangkan Djadjang Nurdjaman, ditargetkan untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Untuk itu, di musim mendatang, Candra berharap, capain tim berjuluk Bajul Ijo itu akan lebih baik. Meskipun secara spesifik, manager asal Bojonegoro tersebut belum bisa menentukan.

Beruntung, mayoritas kontrak pemain Persebaya masih akan berakhir di akhir Desember 2018, atau sekitar tiga minggu dari berakhirnya kompetisi Liga 1 2018, sehingga waktu itu akan dimaksimalkan oleh managemen untuk menyusun tim di musim yang akan datang.

“Myoritas pemain Persebaya ini selesai kontrak akhir Desember. Jadi kita masih ada waktu untuk mempersiapkan diri agar persiapan kedepan lebih baik. Cuma idealnya memang ketika kompetisi selesai kita sudah tau kapan kompetisi musim depan akan dimulai lagi,” harap manager 42 tahun tersebut.

Sementara, tentang perpanjangan kontrak pemain Persebaya yang sebelumnya disampaikan akan mempertahankan tim hingga 70 persen dari komposisi pemain saat ini. Hingga saat ini masih terus dilakukan negosiasi.

“Masih belum (semua perpanjang kontrak, red), kami masih terus melakukan negosiasi. Kontrak mayortia pemain selesai hingga akhir bulan ini, sehingga masih ada tanggungan kewajiban Piala Indonesai,” tutup Candra.

Persebaya akan melakoni laga babak 64 besar Piala Indonesia 2018 bertandang ke markas PSKT Sumbawa Barat, Minggu (23/12/2018) di Stadion 17 Desember  Mataram, NTB.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved