Pilpres 2019

La Nyalla Beber Cara Sebarkan Isu Jokowi PKI, Janji Potong Leher jika Nanti Prabowo Menang di Madura

Eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti membeberkan bagaimana produksi fitnah dan hoaks dibuat untuk menyerang lawan politik.

La Nyalla Beber Cara Sebarkan Isu Jokowi PKI, Janji Potong Leher jika Nanti Prabowo Menang di Madura
Surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
La Nyalla Beber Cara Sebarkan Isu Jokowi PKI, Janji Potong Leher jika Nanti Prabowo Menang di Madura 

SURYA.co.id | JAKARTA - Eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti membeberkan bagaimana produksi fitnah dan hoaks dibuat untuk menyerang lawan politik.

Salah satunya adalah Jokowi disebut PKI. La Nyalla mengaku gerah dengan isu miring soal PKI yang terus dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo.

Menurut La Nyalla, isu Jokowi PKI itu sudah usang, karena hanya sebagai propaganda hitam yang dibuat kompetitor lawan politik. Seperti diketahui, La Nyalla merupakan mantan pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014.

La Nyalla : Saya yang Isukan Pak Jokowi PKI, Sebarkan Obor Rakyat di Pilpres 2014, Saya Menyesal

Pengamat : Medan Pertempuran Hidup-Mati Prabowo di Jawa Tengah, BPN Prabowo-Sandi Akan Pindah Markas

Hal itu disampaikan La Nyalla usai bertemu dengan cawapres KH Maruf Amin di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

"Pertama kali, saya begitu mau mendukung Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf. Bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI, saya yang fitnah Pak Jokowi Kristen, China. Saya yang sebarkan (tabloid) Obor di Jawa Timur dan Madura. Akhirnya, saya datang ke beliau dan sampaikan, saya mau minta maaf tiga kali. Alhamdulilllah dimaafkan," kata La Nyalla.

La Nyalla mengaku menyesal telah memfitnah Jokowi sedemikian rupa, sehingga berdampak negatif hingga saat ini.

Untuk itu, ia kini berada di barisan petahana untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 di Jawa Timur secara total.

Egianus Kogoya CS Berbaur dengan Warga Nduga, Tiap saat Serang Tim TNI dan Polri dari Puncak Kabo

Wiranto Sebut TNI dan Polri Gunakan Granat untuk Kejar Kelompok Egianus Kogoya, Bukan Pakai Bom

"Waktu itu wajar saya bilang gitu, karena oposisi. Oposisi kan apa saja dihajar lawannya. Karena, sekarang saya bukan oposisi, saya harus tobat," kata La Nyalla.

"Dulu saya fight untuk dukung Prabowo. Salahnya Prabowo itu saya tutupi semua. Saya tahu Prabowo," sambungnya.

Terkait dukungannya terhadap capres nomor urut 02, Prabowo Subianto pada Pilpres 2014, ia menegaskan tak mau membicarakan hal itu lagi. La Nyalla mengaku saat ini akan konsen terhadap kampanye dan pemenangan Jokowi-KH Maruf Amin.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved