Berita Surabaya

Cacar Air Cuma Sekali Seumur Hidup, Mitos Atau Fakta? Ini Jawaban Dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya

Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Dr Soetomo, dr Maylita Sari SpKK, memang mengatakan bahwa penyakit cacar air hanya terjadi sekali seumur hidup

Cacar Air Cuma Sekali Seumur Hidup, Mitos Atau Fakta? Ini Jawaban Dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya
istimewa
Ilustrasi cacar air 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada yang bilang bahwa sakit cacar air hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Ternyata hal itu adalah fakta yang benar.

Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Dr Soetomo, dr Maylita Sari SpKK, memang mengatakan bahwa penyakit cacar air hanya terjadi sekali seumur hidup.

Maylita mengungkapkan penyakit cacar air disebabkan infeksi virus varicella-zoster.

Virus tersebut, lanjutnya, menetap di saraf sensoris seseorang ketika sudah menderita sakit cacar air.

Pasien Cacar Air Tak Boleh Mandi? Ini Fakta Sebenarnya dari Dokter Spesialis Kulit RSUD Dr Soetomo

Apabila virus itu 'kambuh' lagi, yang muncul bukan cacar air melainkan herpes jenis zoster.

Kenapa demikian? Maylita menerangkan karena daya tahan tubuh seseorang menjadi lebih baik dari pada ketika terkena cacar air.

"Kalau orang daya tahan tubuh normal, cacar air hanya terjadi sekali. Apabila ada pencetus, misalnya daya tahan tubuh lemah, maka yang terjadi adalah herpes," jelasnya.

Orang dengan daya tahan tubuh normal yang dimaksud Maylita adalah orang yang tidak terkena HIV. 

Apabila pada cacar air, lenting (bentol yang berisi cairan) menyebar ke seluruh tubuh.

Maka berbeda dengan herpes yang terjadi di daerah sensoris seperti leher dan anggota gerak lainnya.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved