Berita Surabaya

Beri Kontribusi di Era Milenial, Garda Pangan Raih Pahlawan Surabaya Award

Aksi ketiga orang ini dianggap sebagai bagian pahlawan milenial hingga meraih Pahlawan Surabaya Award

surya/sulvi sofiana
Para Pahlawan Milenial yang menerima Pahlawan Surabaya Award dalam ulang tahun ketiga Lapis Kukus Surabaya, Minggu (9/12/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagian besar acara yang menggunakan jasa katering dari kelas menengah ke atas pasti punya banyak makanan berlebih.

Yang punya acara pun biasanya tak memedulikan kelebihan makanan itu.

Mereka memilih datang dan pergi tanpa membawa apa-apa.

Karena itu, banyak makanan yang terbuang atau dibagi-bagikan kepada kru tempat acara. Namun, pasti tetap saja ada yang sisa.

Melihat kondisi ini, Dedhy Bharoto Trunoyudho bersama istrinya Indah Audivtia dan rekannya Eva Bachtiar mulai membangun Garda pangan.

Untuk menyelamatkan makanan sisa dan membagikannya pada warga Surabaya yang masih kekurangan.

Aksi ketiga orang ini dianggap sebagai bagian pahlawan milenial hingga meraih Pahlawan Surabaya Award dalam peringatan ulang tahun ketiga Lapis Kukus Pahlawan di lapangan parkir Plasa Surabaya, Minggu (9/12/2018).

"Kami mengumpulkan makanan surplus. Bisa dari restoran dan katering, hotel dan bakery. Makanan ini masih layak konsumsi, tapi bisa jadi sudah tidak sesuai standar mereka, makanya kami minta," ujar Eva.

Tak hanya sebagai badan sosial, menurut Eva, mereka telah membuat badan hukum untuk Garda Pangan untuk memudahkan kerjasama.

"Saya sudah keluar dari kerjaan saya dua bulan terakhir buat fokus pada sosiopreneur Garda Pangan ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved