Pilpres 2019

Jika Kalah Pilpres 2019, Prabowo Ingin Berkuda Lagi, tapi Ini yang Dilakukan jika Menang

Capres Prabowo Subianto berjanji akan bekerja keras jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2019.

Jika Kalah Pilpres 2019, Prabowo Ingin Berkuda Lagi, tapi Ini yang Dilakukan jika Menang
ist/tribunnews.com
Prabowo Subianto 

SURYA.co.id | JAKARTA - Capres Prabowo Subianto berjanji akan bekerja keras jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2019.

"Kalau saya dipilih saya akan kerja keras," ujar Prabowo. Setelah itu, Prabowo mengungkapkan rencananya ketika nanti tidak berhasil terpilih sebagai presiden.

Prabowo berencana untuk pensiun dan melakukan hobinya, yakni berkuda.

"Kalau saya tidak dipilih, ya saya jadi pensiunan, saya naik kuda saja nanti," kata Prabowo yang disambut tawa dan tepuk tangan seluruh tamu yang hadir.

"Terima kasih kalau saudara mau dukung saya terima kasih. Kalau saudara tidak dukung saya tidak ada masalah," tuturnya.

Gibran Ingin Jadi Politisi seperti sang Ayah, Jokowi malah Jawab : Feeling Saya Bobby Sudah Siap

Rocky Gerung Sering Berapi-api Memaki, Giliran Dibalas Netizen, Ternyata Jawabannya Tak Disangka

Dikutip SURYA.co.id (surabaya.tribunnews.com) dari Kompas.com, Prabowo menyampaikan itu saat menghadiri acara makan malam dan ramah tamah bersama para pengusaha Tionghoa di Super Ballroom Suncity, Gedung Lindeteves, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018) malam.

Acara tersebut dihadiri ratusan pengusaha Tionghoa yang berasal dari berbagai daerah.

Usai acara makan malam, Prabowo sempat memaparkan visi misinya bertajuk "Tionghoa dan Bisnis di Mata Prabowo".

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Joko Widodo (kiri) bersama menunggangi kuda usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016) silam. Prabowo Subianto saat ini hadiri Reuni Akbar 212 dengan penampilan berbeda.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Joko Widodo (kiri) bersama menunggangi kuda usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016) silam. Prabowo Subianto saat ini hadiri Reuni Akbar 212 dengan penampilan berbeda. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Di penghujung acara, sejumlah pengusaha memberikan donasi atau sumbangan untuk Badan Pemenangan Nasional, atau BPN Prabowo-Sandi.

Total sumbangan mencapai Rp 460 juta yang diberikan oleh 16 pengusaha Tionghoa.

Jumlah sumbangan paling besar yang diterima Prabowo malam itu mencapai Rp 250 juta dari seorang pengusaha bernama Kasidi atau Ahok.

Rayuan Gombal Playboy Kampus Hasilkan Koleksi 1.100 Video dan Foto Bugil Eks Pacar, Ada Guru Honorer

Apakah Bahar bin Smith Radikal? Ustadz Abdul Somad : Khalayak Harus Cermat soal Kasus yang Ramai Itu

Acara makan malam dan ramah tamah tersebut digagas oleh sejumlah pengusaha Tionghoa yang telah menyatakan mendukung Prabowo pada Pilpres 2019.

Tujuannya agar warga dari komunitas pengusaha Tionghoa, lebih mengenal visi misi yang diusung Prabowo.

Hadir dalam acara tersebut Direktur Media dan Informasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Aryo Djojohadikusumo dan politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani.

Hadir pula Politisi Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, anggota BPN Maher Algadri dan Fuad Bawazier serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved