Berita Sidoarjo

Kasus Proyek SDN Wadungasri Sidoarjo Masuk ke Polisi

Persoalan antara kontraktor dengan pemodal dan supplier dalam proyek pembangunan SDN Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo bakal berbuntut panjang.

Kasus Proyek SDN Wadungasri Sidoarjo Masuk ke Polisi
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Beberapa orang saat berusaha membongkar proyek sekolah di SDN Wadungasri, Waru, Sidoarjo. Mereka nekat melakukan itu karena kecewa kontraktor tak kunjung membayar tagihan. 

Dalam kasus ini, Budiono melaporkan Muhadi, warga Taman Pinang Indah Sidoarjo yang mengaku sebagai pemilik CV Sido Rejo. Yakni perusahaan yang memenangkan lelang pengerjaan proyek pembangunan SDN Wadungasri.

Proyek dari APBD 2018 senilai Rp 468.258.000 tersebut mulai dikerjakan pada Juli lalu dan targetnya rampung bukan Desember ini.

Budiono mengaku sudah mengeluarkan sekitar Rp 610 juta. Sedangkan Wahdan Ma'ruf menyuplai material sekitar Rp 215 juta.

Diceritakan Budiono, dia awalnya didatangi Muhadi yang mengaku pemilik CV Sido Rejo. Dia ditawari bergabung sebagai pemodal dalam proyek ini, dan kemudian mereka kerjasama.

Pada tahap awal, dia memberi uang fee sebesar 12 persen. "Bukan hanya proyek SD Wadungasri saja, Muhadi juga menawarkan kerjasama pada proyek pembangunan SD Bareng Krajan II krian, SD Sidorejo dan beberapa proyek penunjukan langsung lain. Saya kerjasama semuanya," urai dia.

Dalam perjalannya, komunikasi memburuk. Muhadi sulit dihubungi, dan ditemui juga sulit. "Saya sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 610 juta, dan belum terbayar sama sekali," keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Wahdan Ma'ruf. Sudah banyak menyuplai material ke proyek, tapi tak kunjung ada pembayaran. Nilainya sekitar Rp 130 juta. "Ditambah proyek di lokasi lain, kerugian saya sekitar Rp 215 juta," sebuah Wahdan.

Karena tak kunjung dibayar dan kontraktor tak bisa dihubungi, mereka pun berusaha mendatangi lokasi proyek dan menghentikannya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved