Sambang Kampung

Karang Wreda Cipto Ning Balongsari Berprestasi, Ajak Lansia Berpikir tapi Tidak Banyak Pikiran

Setiap hari Selasa dan Sabtu, pagi-pagi sekali biasanya para lansia sudah asyik berolahraga di halaman Kantor Kelurahan Balongsari.

Karang Wreda Cipto Ning Balongsari Berprestasi, Ajak Lansia Berpikir tapi Tidak Banyak Pikiran
SURYa.co.id/Delya Octovie
Karang Wreda Berprestasi Cipto Ning Balongsari, Lansia Harus Berpikir tapi Tidak Banyak Pikiran 

SURYA.co.id, SURABAYA - Setiap hari Selasa dan Sabtu, pagi-pagi sekali biasanya para lansia sudah asyik berolahraga di halaman Kantor Kelurahan Balongsari, Surabaya.

Setidaknya, ada 1389 anggota aktif yang tergabung dalam Karang Wreda Cipto Ning ini, sehingga kegiatan senam tidak pernah sepi.

"Saya memang tujuannya, lansia yang tadinya bau Rhemason, jadi bau kecut, alias bau keringat," kelakar Sudarjanto (67), Ketua Karang Wreda Cipto Ning, Rabu (6/12/2018).

Sudarjanto telah bergabung di karang wreda sejak tahun 2007, karena diajak bekerja sama dengan puskesmas Balongsari.

Ia menyebut dirinya termotivasi menjalankan karang wreda karena ingin lansia-lansia kampungnya sehat.

"Sebelum pensiun, saya melihat lansia itu kok sudah tidak ada kegiatan, seakan tinggal menunggu ajal saja. Dalam hati kecil saya membatin begitu. Padahal lansia itu agar sehat harus banyak berpikir, tapi jangan banyak pikiran," ujarnya.

Misi pria yang akrab di sapa Darjanto itu pun berlangsung hingga kini.

Sebanyak 35 jenis senam yang dipimpin oleh Shri Lokeswari diadopsi oleh karang wreda.

Mulai dari senam jantung, tera, diabetes, tobelo, poco-poco, dan lain-lain.

"Kalau para lansia perempuan, sebelum ikut karang wreda itu mereka biasa saja, tidak ada kegiatan. Sekarang malah sehat semua, makin semangat," terang Mahmudah (51), anggota karang wreda yang sudah lima tahun bergabubg.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved