Berita Surabaya

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis 21 Tahun Pidana Penjara atas Kasus Pembunuhan dan Penipuan

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis 21 Tahun Pidana Penjara atas Kasus Pembunuhan dan Penipuan oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/12/2018)

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis 21 Tahun Pidana Penjara atas Kasus Pembunuhan dan Penipuan
Surabaya.Tribunnews.com/Praditya Fauzi
Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis 21 Tahun Pidana Penjara atas Kasus Pembunuhan dan Penipuan oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYA.co.id|SURABAYA - "Prok, prok, prok," suara kaki Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat memasuki Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/12/2018) siang.

Mayoritas pandangan mata pengunjung PN Surabaya tertuju padanya.

Dengan mengenakan kemeja batik coklat, celana kain hitam, sepatu pantofel hitam, serta rambut klimis model slick back, Taat Pribadi terlihat begitu optimis saat hendak duduk di kursi pesakitan.

Sesekali, Taat Pribadi terlihat tersenyum kepada pengunjung sidang dan awak media.

Tak berselang lama, sidang pun dimulai, dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Anne Rusiana beserta Jaksa Penuntut Umum, Rakhmat Hari Basuki.

Ketika itu, Anne menyatakan Taat Pribadi Alias Dimas Kanjeng Taat Pribadi Bin Mustain sekitar bulan Pebruari 2014 di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo yang beralamat di Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo terbukti melakukan tindak pidana penipuan terhadap korbannya.

Perlu diketahui, saksi sekaligus pelapor, Muhammad Ali membayar mahar sebesar Rp. 60.000.000,00 dengan tujuan akan membangun pondok pesantren, rumah sakit, serta penampungan anak yatim piatu.

"Menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan pertama," tegas Anne saat membacakan amar putusan, Rabu (5/12/2018).

Terpisah, JPU Rakhmat Hari Basuki menjelaskan, pihaknya akan mengajukan banding terkait vonis yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim, Anne Rusiana kepada terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Halaman
12
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved