Berita Bangkalan

Universitas Trunojoyo Madura Gagas Kampung Karakter

inovasi UTM guna menghasilkan lulusan terbaik yakni dengan mengembangkan Pendidikan Karakter yang diperkuat ke dalam sistem akademik

Universitas Trunojoyo Madura Gagas Kampung Karakter
surya/a
Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara UTM dengan Pemkab Bangkalan terkait 'UTM Gagas Kampung Karakter' di Lantai 10 Gedung Rektorat, Senin (3/12/2018). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus melakukan inovasi-inovasi pembelajaran guna menghasilkan lulusan yang siap bersaing. Baik secara akademik maupun bersaing secara mental dan emosional dalam menghadapi realitas kehidupan.

Salah satu inovasi UTM guna menghasilkan lulusan terbaik yakni dengan mengembangkan Pendidikan Karakter yang diperkuat ke dalam sistem akademik.

Rektor UTM, Dr Drs EC Muh Syarif Msi, mengatakan pengembangan Pendidikan Karakter kepada mahasiswa telah dilakukan melalui penyediaan Asrama Mahasiswa.

Namun karena keterbatasan ruang Asrama Mahasiswa, pihak UTM memberikan alternatif lain program Pendidikan Karakter berupa Mentoring Pendidikan Agama Islam, pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dan pelatihan Pengembangan Potensi Diri.

"Kami berikan kepada mahasiswa baru yang tinggal di asrama maupun di luar asrama," ungkap Muh Syarif dalam Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara UTM dengan Pemkab Bangkalan terkait 'UTM Gagas Kampung Karakter' di Lantai 10 Gedung Rektorat, Senin (3/12/2018).

Concern UTM dalam Pendidikan Karakter ini yakni membangun karakter Amanah (religius, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab), Peduli (toleran, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, cinta damai, dan peduli lingkungan dan sosial), serta Kreatif (bekerja keras, mandiri, ingin tahu, komunikatif, dan gemar membaca).

"Tentunya hal tersebut perlu adanya sinergitas dunia pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, maupun pondok pesantren di luar lingkungan sekitar kampus," paparnya.

Ia menjelaskan, pesatnya perubahan zaman, pergaulan bebas, dan aktivitas negatif yang kerap terjadi di kalangan mahasiswa membuat UTM harus bekerja lebih keras.

"Kami memiliki tugas berat untuk mencerdaskan bangsa dengan memberikan pelayanan pendidikan. Khususnya kepada generasi muda dan menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi di Indonesia dan Madura khususnya," jelasnya.

Oleh karena itu, UTM menggandeng Pemkab Bangkalan melalui Dinas Pendidikan, Bappeda, Kesbang Linmas, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Departmen Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengembang atau pemilik perumahan guna bersama-sama membangun karakter softskill mahasiswa.

Syarif berharap, treatment Pendidikan Karakter yang selama ini diterapkan di lingkungan kampus khususnya di asrama bisa diterapkan di luar kampus.

"Keterlibatan sejumlah pihak dalam pembentukan karakter sangat dibutuhkan. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi inisiasi UTM terkait Kampung Karakter dan Pembak Bangkalan siap bekerjasama dengan pihak kampus.

"Meski Kampung Karakter ini sulit namun tetap harus kita lakukan. Karena ini lebih kepada pembentukan ahlak," ungkapnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved