Berita Blitar

Dewan Desak Pemkot Blitar Tutup Karaoke yang Diduga Digunakan Praktik Asusila

Dewan meminta Pemkot Blitar mencabut izin operasional dan menutup tempat karaoke itu.

Dewan Desak Pemkot Blitar Tutup Karaoke yang Diduga Digunakan Praktik Asusila
istimewa
Ilustrasi 

SURYA.co.id | BLITAR - Kalangan DPRD Kota Blitar mendesak Pemkot Blitar menindak tegas tempat karaoke yang digunakan untuk praktik asusila.

Dewan meminta Pemkot Blitar mencabut izin operasional dan menutup tempat karaoke itu.

"Kasus ini menjadi tamparan bagi Pemkot Blitar. Kota Blitar yang menyandang kota layak anak ternyata ada praktik asusila di tempat hiburan malamnya," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi, Selasa (4/11/2018).

Agus mengatakan Pemkot Blitar harus mengevaluasi keberadaan tempat hiburan malam di Kota Blitar.

Dia ingin Pemkot membatasi jumlah tempat hiburan malam di Kota Blitar.

Izin tempat hiburan malam yang sudah ada harus dievaluasi.

Kalau perlu, Pemkot tidak memperpanjang lagi izin tempat hiburan malam yang sudah beroperasional.

"Kalau bisa jumlah tempat hiburan malam dibatasi. Cukup satu tempat hiburan saja di Kota Blitar," ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Bos Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar : Tamu yang Digerebek di Room 4 Bawa Wanita dari Luar

Dua Penari Cewek Lepas Baju, Kepergok saat Layani Tamu Pria di Room Karaoke Kota Blitar

Dikatakannya, komisi III akan merekomendasi Pemkot Blitar untuk mencabut izin operasional tempat karaoke yang diguga digunakan untuk praktik asusila.

"Kebetulan soal perizinan berada di komisi III. Kami merekomendasi agar tempat karaoke itu ditutup," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved