Berita Jember

Polisi Temukan Aset Hasil Percaloan di Dispendukcapil Jember

Penyidik Polres Jember menemukan barang bukti baru berupa aset hasil percaloan di Dispendukcapil Jember yang terkait pengurusan dokumen adminduk.

Polisi Temukan Aset Hasil Percaloan di Dispendukcapil Jember
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo (kedua dari kiri) melimpahkan berkas penyidikan tahap pertama kasus dugaan pungli di Dispendukcapil Jember kepada Kejaksaan Negeri Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Penyidik Polres Jember menemukan barang bukti baru berupa aset hasil percaloan di Dispendukcapil Jember yang terkait dengan pengurusan dokumen administrasi kependudukan. 

Barang bukti baru itu antara lain mobil dan uang dari rekening milik tersangka Abdul Kadar, bos calo yang juga pegiat LSM.

Mobil itu milik Kadar yang dibeli dengan uang hasil percaloan itu. Sedangkan dari rekening Kadar, penyidik menemukan uang Rp 28 juta, dan uang Rp 50 juta di rekening anak Kadar.

Sebelumnya penyidik juga menemukan uang Rp 200 juta di rekening tersangka Sri Wahyuniati, Kepala Dispendukcapil Jember.

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, mobil milik Kadar itu dibeli secara kredit. Uang cicilan berasal dari hasil percaloan.

"Mobil milik tersangka AK itu dibeli dengan dicicil, itu salah satu aliran dana (percaloan) yang dipakai. Sedangkan dari tersangka Y, uang percaloan katanya untuk operasional kantor dan upah lembur karyawan Dispendukcapil," kata Kusworo, Senin (3/12/2018).

Kubur Misterius Berisi Mayat Bayi Ditemukan di Belakang Rumah Warga Kediri

Penyidik Polres Jember Panggil Orang yang Diduga Terima Uang Percaloan Dispendukcapil

Kejari Jember Belum Terima Pelimpahan Berkas OTT Dispendukcapil

Karena mobil tersebut diduga aset yang dibeli dari aliran dana percaloan, maka penyidik menyita mobil tersebut.

Terkait informasi adanya aliran dana ke pejabat di Jember, kata Kusworo, pihaknya perlu mendengar keterangan dari saksi-saksi untuk mendukung keterangan dari tersangka Yuni tersebut.

"Kami perlu mendalaminya dan mendengar keterangan dari saksi lain," tegas Kusworo.

Sementara itu, polisi melimpahkan berkas pungli percaloan itu ke Kejari Jember, Senin (3/12/2018).

Seperti diberitakan, pada 31 Oktober 2018, Tim Saber Pungli Jember melakukan operasi tangkap tangan kepada Kepala Dispendukcapil Jember Sri Wahyuniati, dan pegiat LSM yang juga bos calo dalam perkara itu, Abdul Kadar. OTT dilakukan di Kantor Dispendukcapil di Jl Jawa Jember. Ketika itu polisi menemukan uang tunai sebesar Rp 10.100.000 dari tangan Yuni.

Polisi menetapkan Yuni dan Kadar sebagai tersangka. Kadar berperan sebagai bos calo, menghimpun dana dari para calo yang berhubungan langsung dengan pemohon pengurusan dokumen kependudukan. Pemohon mengurusi melalui calon jika ingin mendapatkan pelayanan ekspres dengan mengeluarkan biaya antara Rp 25.000 - Rp 200.000. Padahal pengurusan Adminduk di tempat itu dilayani secaa gratis.

Kadar yang menerima setoran uang dari para calo kemudian menyerahkan uang itu secara berkala ke Yuni selaku kepala Dispendukcapil. Kini kedua orang tersangka itu sudah ditahan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved