Berit Jombang

Kasusnya Sudah Berkekuatan Hukum, Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Nilai narkoba yang dimusnahkan sekitar Rp 1 miliar. Pemusnahan dipimpin Kepala Kejari Jombang, Syafiruddin, yang dilakukan dengan dua cara

Kasusnya Sudah Berkekuatan Hukum, Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti Narkoba
surya/sutono
Suasana pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 1 Miliar Kejari Jombang, dengan cara dibakar dan dilarutkan. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan barang bukti narkoba dan pil double L, di halaman kantor Kejari Jombang, Senin (3/12/2018). Pemusnahan ini dilakukan menyusul tuntasnya proses peradilan terhadap 253 tersangka.

Nilai narkoba yang dimusnahkan sekitar Rp 1 miliar. Pemusnahan dipimpin Kepala Kejari Jombang, Syafiruddin, yang dilakukan dengan dua cara.

Narkotika jenis sabu, ganja, dan alat isap dimusnahkan dengan dibakar di dalam drum. Sedangkan pil double L dimusnahkan dengan dilarutkan di air, lalu dibuang ke saluran.

Hadir dalam acara ini perwira Polres Jombang, pimpinan Lapas Jombang, dan tokoh masyarakat.

Kepala Kejari Jombang, Syafiruddin, mengungkapkan, barang bukti yang dibakar itu dari hasil penyerahan kepolisian terkait kasus narkoba yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Kami berkewajiban mengeksekusi dengan memusnahkannya," kata Syafiruddin.

Jumlah barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini tergolong cukup besar. Berupa 569,437 gram sabu, 404,6 gram ganja kering, 40.456 butir pil dobel L, serta 3 boks alat isap sabu.

"Jumlah kasus paling banyak di Jombang adalah pengguna dan pengedar double L. Meliputi anak SMP sampai dewasa yang terlibhat pengedaran pil double L," tandas Syafiruddin.

Kasatreskoba Polres Jombang, AKP Muhammad Mukid, menjelaskan barang bukti narkotika dan pil double L itu hasil pengungkapan 253 tersangka selama 6 bulan terakhir.

Dari jumlah sebanyak itu, 159 tersangka merupakan pengedar pil double L. Kini seluruh tersangka telah divonis bersalah.

"Barang bukti yang dimusnahkan hari ini nilainya sekitar Rp 1 miliar," tandas Mukid.

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved