Berita Jember

Daging Ayam Ras Mahal Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi November 2018 di Jember

Komoditas penyumbang tertinggi angka inflasi di Jember untuk bulan November adalah daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, bensin, dan wortel.

Daging Ayam Ras Mahal Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi November 2018 di Jember
surya/sudarmawan
Ilustrasi pedagang daging ayam. Pada periode November 2018, daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar inflasi di Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Daging ayam ras menjadi penyumbang tertinggi angka inflasi bulan November di Kabupaten Jember.

Angka inflasi bulan November di Jember mencapai 0,27 persen. Angka ini secara kebetulan sama persis dengan angka inflasi bulan November di Jawa Timur dan Nasional yakni 0,27 persen.

"Kok kebetulan angkanya sama dengan di Jawa Timur, dan Nasional. Sama-sama 0,27 persen. Kalau di Jember, kelompok penyumbang tertinggi angka inflasi adalah bahan makanan. Paling banyak oleh daging ayam ras," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Indriya Purwaningsih dalam rilis bulanan di Kantor BPS Jember, Senin (3/12/2018).

Setelah kelompok bahan makanan, penyumbang angka inflasi diikuti oleh kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar.

Komoditas penyumbang tertinggi angka inflasi di Jember untuk bulan November adalah daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, bensin, dan wortel. Sedangkan penyumbang terbesar angka deflasi adalah gula pasir, ikan tongkol, cumi-cumi, tomat sayur, dan bayam.

BREAKING NEWS - Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang Terbakar Hebat Malam ini

Kampus Undar Jombang Terbakar Saat Sedang Tak Ada Jadwal Kuliah Malam

Cegah Macet, Pengaspalan Jalan Nasional di Jember Dilakukan Malam Hari

Indriya menambahkan, instruksi dari pemerintah pusat, semua daerah di Indonesia supaya menjaga angka inflasi sampai akhir tahun. Pemerintah, lanjut Indriya, menargetkan angka inflasi di akhir tahun 2018 tidak lebih dari 3,5 persen.

"Secara nasional, pemerintah optimis angka inflasi tidak lebih dari angka 3,5 persen. Karenanya, kami di daerah juga menargetkan begitu. Di Jember sendiri semoga angka inflasi tidak lebih dari 3,12 persen. Jadi targetnya bulan Desember nanti kalau bisa angka inflasinya maksimal 0,66 persen, seperti angka inflasi bulan Desember tahun 2017," tegas Indriya.

Meskipun ia mengakui ada beberapa komoditas yang harganya masih cenderung naik di bulan Desember mengingat ada event Natal dan Tahun Baru. Beberapa komoditas yang harganya masih cenderung naik adalah daging ayam ras dan telur ayam ras.

"Karenanya angka dari BPS ini sebagai pemberitahuan bagi semua, terutama Tim Pengendali Inflas Daerah (TPID) Jember. Menjadi tugas kita bersama untuk menjaga stabilitas harga ini," tegas Indriya.

Dari pantauan Surya di pasaran, harga daging ayam ras memang tinggi di bulan November lalu. Harga tinggi ini, menurut pedagang, akibat momen perayaan Maulid Nabi Muhammad. Harga daging ayam ras ketika itu melambung sampai di angka tertinggi Rp 45.000 per kilogram.

Indriya menyebut, saat terjadi kenaikan harga daging ayam ras di bulan November itu, ada indikasi penahanan barang oleh pedagang. Pedagang menunggu mengeluarkan barang sesuai dengan momen tertentu, dalam hal ini perayaan Maulid Nabi.

Sementara itu, di awal Desember ini harga daging ayam ras sudah berangsur turun di kisaran Rp 35.000 per kilogram.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved