Madura United

Berita Terbaru Madura United, Gomes de Oliviera Beber Alasan Mainkan Pemain Muda vs Perseru Serui  

Berita Terbaru Madura United, Gomes de Oliviera Beber Alasan Mainkan Pemain Muda vs Perseru Serui pada pekan k-33 Liga 1 2018 di Stadion Marora

Berita Terbaru Madura United, Gomes de Oliviera Beber Alasan Mainkan Pemain Muda vs Perseru Serui   
Surabaya.Tribunnews.com
Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera. Berita Terbaru Madura United, Gomes de Oliviera Beber Alasan Mainkan Pemain Muda vs Perseru Serui pada pekan k-33 Liga 1 2018 di Stadion Marora 

Laporan Wartawan Surya, Khairul Amin  

SURYA.co.id I SURABAYA  – Ada hal menarik dari kekalahan Madura United 2-0 atas tuan rumah Perseru Serui pada pekan k-33 Liga 1 2018 di Stadion Marora, Serui, Sabtu (1/12/2018) lalu.

Madura United menurunkan dua pemain muda sebagai pengganti saat lawan Perser Serui.

Dua pemain muda pengganti yang diturnkan pelatih Madura United, Gomes de Oliviera, yakni Rifad Marasabessy menggantikan Alfath Faathier menit 46, dan Irsan Lestaluhu menggantikan Andik Rendika Rama menit 82.

Memainkan dua pemain muda 19 tahun pada saat tim tertinggal diungkapkan Gomes de Oliviera bukan tanpa alasan.

Sebab, keduanya menurut pelatih asal Brasil itu menunjukkan progres positif pada latihan seminggu terakhir.

 “Rifad tampil baik, menjadikan permain lebih agresif. Irsan saya mainkan karena hasil dari latihan sangat baik, dia selalu latihan dengan baik, semangat saat dimainkan, 10-15 menit tampil berjuang dengan skil dan semangat tinggi,” terang Gomes de Olivera.

Ditambahkan Gomes, dirinya puas dengan performa dua pemain muda yang diturunkan.

“Itu kesempatan yang kami kasih pada mereka. Tidak mengecawakan, sayang kita tidak dapat hasil baik, tapi mereka tampil dengan fight,” tambah Gomes.

Lebih spesial, ini menjadi laga perdana bagi Irsan, meskipun baru bermain menjalang akhir laga, pemain 19 tahun itu merasa sangat senang.

“Senang sekali diberikan kesempatan oleh pelatih, semoga kedepan bisa memperbaiki lagi,” pungkas Irsan.

Sementara, dengan kekalahan ini memperpanjang rekor tidak pernah menang Madura di lima laga terkahir, yaitu tiga kekalahan dan dua laga lain berakhir imbang.

 Buruknya performa di lima laga itu mengharuskan Madura terlempar dari zona papan atas, dan harus bertengger di posisi 11 dengan bekal 45 poin, dimana masih menyisakan satu laga penutup, yaitu di pekan ke-34 saat menjamu Persela Lamongan (9/12/2018). 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved