Berita Surabaya

Pengurusan Akta Kelahiran Makin Mudah, Pendapatan Dispendukcapil Surabaya Meningkat

Pemohon akta kelahiran di Kota Surabaya meningkat tajam seiring dengan kemudahan pengurusan yang ditawarkan Pemkot Surabaya

Pengurusan Akta Kelahiran Makin Mudah, Pendapatan Dispendukcapil Surabaya Meningkat
surya/habibur rohman
Ilustrasi, baliho bertuliskan syarat-syarat pengurusan akta kelahiran. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemohon akta kelahiran di Kota Surabaya meningkat tajam seiring dengan kemudahan pengurusan yang ditawarkan Pemkot Surabaya. Bahkan saat ini banyak pemohon dewasa yang mengurus ke Dispendukcapil Surabaya.

"Pemohon akta kelahiran malah sebagian besar sudah dewasa," kata Kepala Disendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo, Jumat (30/11/2018).

Saat ini di Dispendukcapil Surabaya memang ada pembebasan pengurusan akta kelahiran asalkan ada dokumen pelengkap keluarga sebagai bukti permohonan. Pemohon bisa mengajukan meski sudah dewasa. Pemohon juga bisa mengurus dengan cara online dan mengupload berkas.

"Tapi yang terlambat 60 hari kerja sejak kelahiran, dikenai denda Rp 100 ribu," sambungnya.

Lantaran kemudahan yang dirasakan dan banyak warga pemohon yang mengurus akta kelahiran, maka Dispendukcapil juga mengakui bahwa ada peningkatan pendapatan.

Sampai akhir bulan November, denda yang dikumpulkan dari pengurusan akta kelahiran mencapai Rp 4 miliar.

"Denda mengurus administrasi kependudukan di kami sampai bulan lalu mencapai Rp 5 miliar. Dari jumlah itu, sebesar Rp 4,18 miliar berasal dari pengurusan akta kelahiran," bebernya.

Uang denda tersebut dikatakan Suharto masuk ke kas daerah dan dikembalikan ke warga masyarakat dalam bentuk pembangunan kota.

Ia menegaskan bahwa naiknya pendapatan dari denda bukan sebagai orientasi utama.

Melainkan hal ini menurutnya adalah bukti respon positif masyarajat terhadap kemudahan yang ditawarkan oleh Pemkot Surabaya dalam mengurus akta kelahiran.

Bahkan mulai tahun ini pemohon bisa mencetak akta kelahiran sendiri. Yaitu dengan menyiapkan fotocopy akta nikah orang tua, fotocopy KTP dan fotocopy Kartu Keluarga.

Semua berkas tersebut sudah di scan. Setelah selesai melengkapi semua, pemohon dapat mengupload melalui aplikasi berbasis web di situs http://dukcapil.kemendagri.go. id. 

Setelah dilakukan verifikasi, maka pemohon bisa mencetak akta kelahiran yang dikirimkan kembali ke pemohon. 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved