PSSI

Jatim Desak PSSI Investigasi Kasus Pengaturan Skor Sepakbola di Indonesia

Jatim Desak PSSI Investigasi Kasus Pengaturan Skor Sepakbola di Indonesia

Jatim Desak PSSI Investigasi Kasus Pengaturan Skor Sepakbola di Indonesia
Surabaya.Tribunnews.com
Ahmad Riyadh, Ketua PSSI Jatim

SURYA.co.id |SURABAYA - PSSI Jatim ikut bersuara soal dugaan kasus pengaturan skor (match fixing) di laga PSS Sleman vs Madura FC yang kini ramai diberbincangkan masyarakat. PSSI Pusat diminta melakuan investigasi kasus tersebut.

Ketua Umum PSSI Jatim, Ahmad Riyad meminta supaya kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia, terutama Liga 2 2018 diusut tuntas. 

Riyadh berharap, PSSI Pusat segera membentuk tim untuk itu dan harus segera bekerja secepatnya.

Selanjutnya hasil investigasi segera diumumkan kepada masyarakat. Ini supaya PSSI kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat, bahwa pengaturan skor merupakan tindakan orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak persepakbolaan Indonesia.

“Kami sangat mendukung ajakan PSSI untuk melakukan investigasi terhadap dugaan match fixing atau pengaturan skor yang terjadi di Liga 2, PSSI Pusat harus segera bersikap," sebut Riyad dikutip Surya.co.id dari pssijatim.com.

Riyad mengaku, di PSSI Provinsi, terutama Jawa Timur sudah menjaga, bukan hanya soal match fixing, tapi juga match acting dan match setting seluruh rangkaian kompetisi yang menjadi tanggung jawab PSSI Provinsi. Seperti Liga 3, Piala Soeratin U-17, U-15 dan U-13.

Rangkaian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2018 sudah memasuki fase akhir. Liga 1 telah menyelesaikan pekan ke-32, sementara Liga 2 tinggal menggelar laga final dan perebutan juara 3.

Di saat krusial seperti ini, ada beberapa pertandingan yang diduga mengarah ke pengaturan skor. 

PSSI selaku organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia pun, seakan menjadi sasaran yang diminta untuk segera mengusut beberapa pertandingan, yang diduga sudah dijangkiti match fixing tersebut.

Namun menurut Riyadh, apa yang sudah jadi polemik di masyarakat soal pengaturan skor ini, lebih elegan jika PSSI segera membentuk tim investigasi, kalau perlu melibatkan orang-orang di luar PSSI agar lebih fair.

Halaman
12
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved