Berita Surabaya

Surabaya Kembali Tempati Peringkat Satu Guagzhou International Award 2018

Surabaya Kembali Tempati Peringkat Satu Guagzhou International Award 2018

Surabaya Kembali Tempati Peringkat Satu Guagzhou International Award 2018
Surabaya.Tribunnews.com/Pipit Maulidya
Surabaya Kembali Tempati Peringkat Satu Guagzhou International Award 2018 

Laporan Wartawan Surya, Pipit Maulidya

SURYA.co.id | SURABAYA - Surabaya kembali menjadi peringkat satu perolehan vote Guagzhou International Award 2018, pada Kamis (29/11/2018). Data itu sesuai hasil pada pukul 11.30 WIB dengan perolehan vote 203.408.

Sebelumnya, Rabu (28/11/2018) Surabaya sempat turun menduduki peringkat ke tiga dalam vote Guagzhou International Award 2018. Surabaya berada di bawah kota Yiwu dan Wuhan, China.

Saat ini vote Guagzhou International Award 2018 yang diperoleh kota Yiwu, China, yakni 167.853. Sedangkan kota Wuhan, China memperoleh 154.735 vote.

Muhammad Fikser, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan, vote ajang internasional Guagzhou International Award 2018, masih berlangsung hingga 7 Desember 2018.

Ini berarti ancaman Surabaya turun dari peringkat satu masih sangat besar terjadi.

"Makanya, dalam vlog ibu meminta tolong untuk vote terus satu jam sekali, karena satu akun bisa vote berulang kali," katanya, Kamis (29/11/2018).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, MuhammadFikser menyampaikan penilaian Guagzhou International Award 2018 berdasarkan pada dua hal.

Pertama keberhasilan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan presentasi proposal selama tujuh menit di depan 400 juri di China, 7 Desember 2018.

Ke dua, adalah berdasarkan vote atau dukungan dari warga Surabaya, dan Indonesia melalui http://vote.guangzhouaward.org/EN/vote.aspx.

"Selain presentasi proposal di depan 400 juri, juga berdasarkan vote atau dukungan dari warga Surabaya. Kita baru tahu ada vote karena tidak ada surat resmi dari panitia dan ternyata sudah dibuka 1 bulan yang lalu. Masing-masing negara sudah minta dukungan lewat website resmi kota mereka," terang M Fikser, saat dihubungi Surya.co.id, Minggu (25/11/2018).

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved