Rasa Bangga dan Haru Dalam Acara Wisuda STTS

Hiruk pikuk suara kebahagian, rasa bangga dan juga rasa haru bercampur baur dalam acara tersebut. Suasana hikmat pun mewarnai jalannya prosesi wisuda

Rasa Bangga dan Haru Dalam Acara Wisuda STTS
ist
Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) menggelar acara Wisuda program Magister, Sarjana dan Ahli Madya yang ke XXXV dalam Dies Natalis ke XXXIX di hotel berbintang di kawasan jalan Embong Malang Surabaya, Kamis (29/11/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hari ini, Kamis (29/11/2018), Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS), sebuah kampus swasta di jalan Ngagel Jaya Tengah yang terkenal dengan jurusan teknik dan desainnya yang predikat kampus unggulan menggelar acara Wisuda program Magister, Sarjana dan Ahli Madya yang ke XXXV dalam Dies Natalis ke XXXIX di hotel berbintang yang megah di kawasan jalan Embong Malang Surabaya.

Hiruk pikuk suara kebahagian, rasa bangga dan juga rasa haru bercampur baur dalam acara tersebut. Suasana hikmat pun mewarnai jalannya prosesi wisuda.

Usai prosesi penganugerahan gelar, suasana berubah menjadi haru ketika dibacakan puisi tentang Ibu sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan wisudawan pada orang tuanya. Banyak orangtua dan wisudawan yang berlinang air mata.

Dalam prosesi itu juga diundang beberapa sekolah yang alumnusnya berhasil memperoleh predikat Wisudawan Terbaik di jurusannya.

Nampak beberapa Kepala Sekolah dari SMA SANTA MARIA Surabaya, SMAK MATER DEI Probolinggo, SMAK St. LOUIS 1 Surabaya, SMAN 2 Pare, Nanyang Junior College dari negara Singapura, IPH HIGH SCHOOL – EAST Surabaya dan GREAT CRYSTAL SCHOOL Surabaya.

Untuk jenjang strata 2 jurusan Teknologi Informasi diraih oleh seorang guru yang mengajar di SMA SANTA MARIA Surabaya dengan IPK 4,0 dengan lama studi 3 semester sehingga Ruslan, M.Kom berhasil menyabet predikat Summa Cum Laude. Untuk mendapatkan predikat itu Ruslan membuat penelitian yang berjudulkan Analisis untuk Penilaian Ujian Siswa Berbasis Web di SMA SANTA MARIA SURABAYA.

Adapun untuk jenjang strata 1 predikat Summa Cum Laude dengan nilai sempurna 4,0 diraih oleh Wahyu Febrianto yang merupakan alumnus SMAN 1 Tarakan. Tugas akhir yang dibuat adalah Face Frontalization pada Citra Wajah dengan Menggunakan Deep Convolutional Generative Adversial Network.

Wahyu merasa bangga karena walaupun dia berasal dari sekolah di luar pulau Jawa tetapi dia bisa menjadi lulusan terbaik dari kampus yang terkenal reputasi dan kehandalannya di bidang teknologi.

Apalagi kebanyakan lulusan dari STTS sudah diterima bekerja di perusahaan perusahaan besar kurang dari sebulan dari kelulusannya. Dan beberapa temannya pun juga bisa berwirausaha.

Lulusan tercepat diraih oleh Moses Benhardi dari jurusan Desain Produk. Putra dari bapak THE Endro Budidaya dan ibu Lukas Janny Laurens ini hanya memerlukan waktu 3,5 tahun untuk menyelesaikan pendidikan S1-nya.

Sekarang Moses sedang melanjutkan studinya di Singapura. Selain Moses lumayan banyak juga dari para wisudawan yang ada yang berhasil mendapatkan beasiswa belajar keluar negeri pula. (*)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved