Berita Surabaya

Peringkat Vote Surabaya di Guangzhou International Award 2018 Turun ke Ranking 3

Sempat memimpin di peringkat pertama pada Rabu (28/11/2018), posisisinya turun ke peringkat ketiga pada pukul 14.32 WIB.

Peringkat Vote Surabaya di Guangzhou International Award 2018 Turun ke Ranking 3
Surabaya.Tribunnews.com
Peringkat Vote Surabaya di Guagzhou International Award 2018 Turun ke Ranking 3 

Laporan Wartawan Surya, Pipit Maulidya

SURYA.co.id | SURABAYA - Peringkat vote Surabaya pada ajang internasional Guagzhou International Award for Urban Innovation 2018 turun menjadi peringat ke tiga, Rabu (28/11/2018).

Sempat memimpin di peringkat pertama pada Rabu (28/11/2018), posisisinya turun ke peringkat ketiga pada pukul 14.32 WIB.

Sebelumnya, Surabaya sempat menduduki posisi ke dua dan pertama di atas dua kota Wuhan dan Yowu, China.

M Fikser, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya menyampaikan. Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Surabaya dan Indonesia yang sudah vote dan ikut berpartisipasi.

"Tadi sempat di nomor satu tapi turun lagi ke nomor tiga. Tapi ibu tetap sampaikan terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan ke kota Surabaya melalui vote ini. Juga terima kasih kepada media dan warga netizen yg telah membantu vote dan an membantu menginformasikan Guangzhou internasional Award 2018," kata Fikser.

Sebelumnya vlog Risma sempat viral di media sosial karena memina dukungan kepada masyarakat Kota Surabaya.

Di dalam video tersebut Risma meminta dukungan vote untuk Surabaya yang sudah masuk jadi finalis ajang Guagzhou International Award for Urban Innovation 2018.

"Ayo teman-teman Surabaya bantu kota Surabaya dengan cara vote kota Surabaya. Memilih surabaya boleh satu akun bisa berkali-kali, tiap satu jam. mohon dibantu ya, juga dibantu doa supaya aku bisa prestasi dengan baik karena menghadapi 400 juri nggak gampang. Dan kita sudah empat kali daftar nggak pernah jadi finalis, kali ini kita masuk finalis mari manfaatkan dengan baik untuk mengangkat Surabaya lebih baik. Terima kasih," isi video Risma di akun @aslisuroboyo.

Saat itu Surabaya menjadi salah satu yang masuk 15 finalis ajang internasional bergengsi tersebut dan menduduki peringkat ke lima.

1. Yiwu (China)
2. Wuha (China)
3. Mezitli (Turkey)
4. Sydney (Australia)
5. Surabaya (Indonesia)
6. Salvador (Brazil)
7. Kazan (Rusia)
8. Milan (Itali)
9. Repentigny (Kanada)
10. New York (USA)
11. Durban (Afrika Selatan)
12. Santa Ana (Costa Rica)
13. Utrecth (Belanda)
14. Santa Fe (Argentina)
15. Guadalajara (Mexico)

Di akun tersebut tertulis cara vote Surabaya agar mendapatkan penghargaan Guagzhou International Award for Urban Innovation 2018.

1. bit.ly/surabayamendunia
2. Vote kota Surabaya
3. Vote dua kota lain - ketentuan vote memilih 3 kota (pilih dua kota peringkat paling bawah)
4. Masukkan kode captcha
5. Klik Submit
6. Ulangi setiap satu jam sekali

Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang lolos menjadi finalis Guagzhou International Award for Urban Innovation 2018. Di mana seperti yang Risma katakan, tidak mudah untuk bisa masuk ke dalam daftar finalis, meski sudah mengajukannya sebanyak empat kali.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved