Berita Sidoarjo

Penanganan Sampah di Kabupaten Sidoarjo, Ubah Konsep Lama dengan yang Baru

Pertumbuhan penduduk sangat pesat dan persoalan sampah pun lebih pesat dibanding upaya yang dilakukan pemerintah.

surya/m taufik
Tumpukan sampah memenuhi Sungai Gedangan Kabupaten Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Upaya penanganan sampah di Sidoarjo sejatinya sudah sejak lama dilakukan oleh pemerintah setempat.

Namun program sebelumnya dianggap belum berhasil.

Yakni program penanganan sampah dengan target 2018 zaro waste.

"Buktinya sampai sekarang masalah sampah masih sangat pelik. Masih banyak sampah bercecer di mana-mana, termasuk di pinggir-pinggir jalan, di sungai, dan sebagainya. Berarti butuh konsep baru untuk itu," ungkap Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan.

Dewan menilai, selama ini Pemkab Sidoarjo sudah bekerja keras untuk mengatasi problem sampah.

Namun, pertumbuhan penduduk sangat pesat dan persoalan sampah pun lebih pesat dibanding upaya yang dilakukan pemerintah.

"Pemerintah sudah membuat TPST (tempat pengolahan sampah terpadu) di sejumlah desa, membangun TPA (tempat pembuangan akhir) di beberapa kecamatan, memaksimalkan pengolahan sampah di TPA, dan sejumlah upaya lain," urai kader PKB tersebut.

Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan bersama dua Wakil Ketua DPRD Sidoarjo
Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan bersama dua Wakil Ketua DPRD Sidoarjo (surya/m taufik)

Melihat persoalan sampah yang tetap pelik dan tak kunjung terselesaikan itulah, DPRD Sidoarjo punya inisiatif untuk melibatkan kecamatan dalam penanganan sampah.

Bahkan dengan memberikan peralatan dan kewenangan penuh untuk mengatasi sampah di wilayahnya masing-msing.

Konsep itu sudah disampaikan ke Pemkab Sidoarjo dan telah disetujui bersama bahwa mulai tahun 2019 nanti, penanganan sampah dilakukan masing-masing kecamatan.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved