Citizen Reporter
Aksi Lengkap dari Pawai, Drama Kolosal, Hingga Bikin Menu Sehat Berbahan Dasar Ayam
Pawai diikuti 400 siswa SD Muhammadiyah 8 Surabaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Muhammadiyah ke 106.
SURYA.co.id | SURABAYA - Halaman SD Muhammadiyah 8 Surabaya mendadak ramai dengan kedatangan ratusan siswa TK dan wali murid, Sabtu (24/11/2018).
Mereka hadir untuk berpartisipasi pada kegiatan akbar yang diadakan SD Muhammadiyah 8 Surabaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Muhammadiyah ke 106 yang jatuh pada tanggal 18 November 2018.
Kegiatan ini bertajuk "Meningkatkan Semangat Kebersamaan dan Kreativitas Ummat yang ber-Uswatun Khasanah".
Kegiatannya meliputi pawai siswa SD Muhammadiyah 8, menghias kue donat oleh siswa TK se-Surabaya Timur, lomba menu sehat orangtua dan siswa, serta pembekalan wali murid dalam Parenting bersama Dr. K.H. Abdul Haris, M.Ag.
Kegiatan diawali dengan pawai siswa bernuansa putih, yang diberangkatkan pukul 06.45 wib dari depan Kelurahan Mulyorejo, dan finish di halaman SD Muhammadiyah 8 Surabaya.
Pawai diikuti 400 siswa SD Muhammadiyah 8 Surabaya dengan membawa poster dan bendera tangan.
Pawai dimeriahkan Grup Marching Band dan Grup Perkusi SDM 8 Surabaya.
Pawai pun tiba di halaman SDM 8 Surabaya. Di sana terlihat beberapa stand bazaar yang telah dikerumuni pengunjung.
Sementara puluhan siswa TK yang diundang untuk hadir, telah duduk mengelilingi meja yang telah disediakan panitia untuk menghias kue donat.
Selesai menghias kue donat, maka mereka dipersilahkan menikmatinya.
Selanjutnya, mereka bersiap untuk berenang dan bermain air di kolam renang SD Muhammadiyah 8 Surabaya.
Di halaman sebelah barat, wali murid mengikuti Seminar Smart Parenting dengan tema Orang Tua Hebat, Anak Hebat dengan narasumber Dr. K.H. Abdul Haris, M.Ag Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Tak hanya itu, ada pula pertunjukan drama kolosal bertema pahlawan yang diperankan siswa kelas VI SD Muhammadiyah 8 Surabaya.
Sorak sorai dan tepuk tangan penonton terdengar meriah mengiringi tampilan drama kolosal tersebut.
Utamanya setelah teatrikal penyobekan bendera Belanda yang berwarna biru.
"Drama dengan tema Pahlawan ini bertujuan untuk menanamkan semangat perjuangan pada diri siswa. Suatu kebaikan tak mungkin dapat diraih dengan mudah, tetapi harus diperjuangkan," ujar Rifki Aida Maulidina, Ketua Panitia yang biasa dipanggil Dina.
Selain itu, ada tontonan yang tak kalah menarik yaitu kemahiran seni beladiri Tapak Suci oleh siswa SD Muhammadiyah 8 Surabaya.
Mereka telah berkali-kali meriah medali emas di berbagai turnamen. Tepuk riuh penonton memberikan applause atas penampilan mereka.
Usai drama kolosal dan Tapak Suci, lomba memasak menu sehat berbahan dasar ayam yang diikuti siswa SD Muhammadiyah 8 dimulai.
Kriteria yang dinilai antara lain kostum, cara penyajian makanan dan cara penyampaiannya.
Siswa yang tampil merupakan perwakilan dari kelas IV, V dan VI. Ada delapan regu yang tampil.
Semuanya tampil dengan percaya diri. Rata-rata sudah biasa membantu orangtuanya memasak di rumah.
"Aku lebih suka membantu memasak daripada harus begini (presentasi, Red)," sungut Dinda, salah satu perwakilan dari kelas V Al Wahhab sebelum tampil.
Tapi ternyata saat tampil, Dinda beserta dua rekannya, Agizza dan Balqis dapat menyelesaikannya dengan baik. Dan kelompok mereka memperoleh juara 1. (*)
Penulis : Siti Jumaliah
Guru SD Muhammadiyah 8 Surabaya
sitijumaliah43@yahoo.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/drama-bertema-kepahlawanan-siswa-sd-muhammadiyah-8-surabaya-sabtu-24112018.jpg)