Rumah Politik Jatim

Amien Rais 'Minta' Muhammadiyah Bersikap di Pilpres 2019, Pengamat: Bisa Rugikan Nama Organisasi

Jika mendukung salah satu capres, itu malah akan merugikan nama organisasi dan amal usaha Muhammadiyah

Amien Rais 'Minta' Muhammadiyah Bersikap di Pilpres 2019, Pengamat: Bisa Rugikan Nama Organisasi
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Politik Universitas Brawijaya (UB), Wawan Sobari 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

SURYA.co.id | SURABAYA - Tindakan Amien Rais yang akan "menjewer" Haedar Nashir selaku Ketua PP Muhammadiyah, jika Muhammadiyah tidak bersikap di Pilpres 2019, menurut pengamat politik dari Universitas Brawijaya Malang, Wawan Sobari, adalah tindakan yang tidak tepat.

Wawan menjelaskan tindakan Amien Rais yang mengimbau agar Muhammadiyah segera bersikap tentu tidak tepat, namun ia juga masih belum bisa menilai motif dibalik tindakan Amien Rais.

"Tindakan Haedar Nashir sudah tepat, dan tidak seharusnya Amien Rais menyuruh Haedar Nashir untuk Muhammadiyah bersikap," jelas Wawan Sobari kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id), Selasa (27/11/2018).

Wawan mengatakan, tindakan Haedar Nashir tentu saja untuk melindungi konstitusi dari Muhammadiyah sebagai salah satu ormas terbesar di Indonesia, agar tidak partisan.

Selain itu, jika dirunut memang Amien Rais yang merupakan pendiri dari Partai PAN bisa saja akan menyuruh Muhammadiyah untuk lebih condong ke Prabowo.

"Tapi itu malah akan merugikan nama organisasi dan amal usaha Muhammadiyah jika mendukung salah satu capres, yang di antaranya adalah lembaga pendidikan, rumah sakit, dan amal usaha lainnya. Bahkan bisa menimbulkan stigma pendukung salah satu capres," pungkas Wawan.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved