Berita Surabaya

Wicaksono Wisnu Legowo Bagi Kiat Bikin Film di Festival Sinema Sekolah 2018

Menurut Wisnu, untuk membuat film tidak harus menekuni sekolah perfilman.

surya/sulvi sofiana
Wicaksono Wisnu Legowo, seniman muda asli Tegal, Jawa Tengah saat mengisi talkshow pada sejumlah finalis Festival Sinema Sekolah (FSS) 2018 di Balai Pemuda, Sabtu (24/11/2018). 

Distribusi film saat ini menurutnya cukup beragam. Tak harus lewat bioskop, bisa juga melalui festival, pemutaran keliling seperti ruang putar alternatif dan layar tancap. Bahkan sosial media kini menjadi alternatif distribusi film hingga menutup biaya produksi.

"Film-film dengan ide kelokalan daerah justru sering sukses menutup biaya produksinya jika digarap dengan baik,"urainya.

Kepala UPT Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan, Sunarto, mengungkapkan FSS 2018 kembali digelar sebagai wadah jenjang SMA/SMK di Jatim untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka lewat Sinema.

Apalagi dengan tema kearifan lokal, anak- anak akan semakin mengenal kearifan lokal tiap daerah dan pendidikan karakter anak.

"Karena pendidikan kami lewat IT, maka film ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pendidikan karakter," imbuh Sunarto.

Tahun ini, menurutnya sinema yang terdaftar meningkat mencapai 288 film. Untuk grandfinal diambil 10 film karya SMA, dan 10 film karya siswa SMK.

"Film pemenang akan diupayakan bisa termuat hingga pusat teknologi komunikasi pusat," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved